HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – DPD Partai Hanura Sulawesi Selatan menggelar musyawarah bersama empat daerah, di Hotel D’Maleo, Kota Makassar, Senin, 15 Juni.
Empat daerah dimaksud masing-masing DPC Hanura Kabupaten Gowa, DPC Hanura Kabupaten Enrekang, DPC Hanura Kabupaten Luwu, dan DPC Hanura Kabupaten Kepulauan Selayar.
Dalam forum ini, empat ketua DPC resmi dikukuhkan. Itu berdasarkan Surat Keputusan Nomor A/164/DPP-HANURA/V/2026 Perihal persetujuan calon pimpinan DPC Partai Hanura Kabupaten/Kota Sulsel.
Kemudian surat DPD Partai Hanura Sulsel nomor 038/DPD-HANURA/IV/2026, tanggal 27 April 2026 perihal usulan rekomendasi telah diterima dan diteliti dengan seksama oleh DPP Hanura.
Maka berdasarkan peraturan organisasi DPP Hanura nomor PO/08/DPP-HANURA/V/2025, tanggal 21 Mei 2025 tentang Musyawarah daerah dan Musyawarah Cabang partai Hanura Pasal 25 ayat 3 huruf d, diputuskan dua poin.
“Pertama, DPP Partai Hanura menyetujui saudara dengan nama terlampir sebagai calon ketua DPC Partai Hanura kabupaten/kota Sulsel Kedua, menginstruksikan DPD Hanura Sulsel untuk segera menindaklanjuti butir satu tersebut di atas sesuai dengan AD/ART Partai,” ujar Wakil Ketua DPD Hanura Sulsel, Muh.Sudarsono.
Kemudian, DPP mengeluarkan surat nomor A/144/V/2026 tanggal 18 Mei 2026, mengenai daftar persetujuan calon ketua DPC Partai Hanura kabupaten/kota Sulsel. Masing-masing Listan (Ketua DPC Hanura Kabupaten Luwu), Ultra Latief (Ketua DPC Hanura Kabupaten Gowa), Andi Ako (Ketua DPC Hanura Kabupaten Selayar), dan Ali Suryaji Kartono sebagai Ketua DPC Hanura Kabupaten Enrekang.
“Menetapkan Ketua DPC Partai Hanura periode 2025-2030. Ketua DPC terpilih diminta menunjuk formatur yang berasal dari utusan DPD satu orang, pengurus DPC demisioner satu orang, dan unsur PAC dua orang, untuk membantu menyusun komposisi kepengurusan di daerah masih masing dan diselesaikan paling lama 15 hari setelah surat ini ditetapkan di Makassar, 15 Juni 2026,” jelasnya.
Ketua DPD Hanura Sulsel, Andi Mappanyukki Bau Sawa menyampaikan, kegiatan ini sengaja dilakukan secara bersama-sama, agar lebih efektif dan efisien.
“Kami dari 24 itu sudah 18 kepengurusan yang selesai. Jadi tinggal enam lagi yang belum, ya mungkin akhir Juni atau awal Juli lah. Tadinya saya mau roadshow satu-satu, karena kemarin 12 DPC itu saya datangi. Tapi karena efektivitas dan waktunya, makanya saya satukan,” tuturnya.
Dia menegaskan, enam daerah yang belum melaksanakan Muscab masing-masing DPC Kabupaten Soppeng, Sidrap, Sinjai, Jeneponto, Toraja Utara, dan Bantaeng.
“Sudah ada beberapa calon, tetapi kami memang mau verifikasi. Karena kami ingin ketua yang betul-betul bermental pejuang. Artinya berani berjuang, menghibahkan waktu, tenaga dan pikirannya. Karena berpartai itu tidak cukup dengan mau, harus berkorban,” tegasnya.
Sementara Ketua DPC Hanura Kabupaten Luwu, Listan yang mewakili tiga Ketua DPC terpilih lainnya menyampaikan, semua kader siap untuk memenangkan Hanura hingga ke pelosok desa. Namun begitu, dia berharap DPD tetap memberikan bimbingan dalam perjalanan mereka bekerja di lapangan.
“Satu hal yang kami mau sampaikan dari teman-teman DPC yang hari ini mengemban amanah sebagai ketua, untuk momen selanjutnya, teman-teman di DPD, terutama Bapilu dan keorganisasian, untuk tidak henti-hentinya memberikan kami masukan, bimbingan agar senantiasa roda organisasi ini bisa berjalan dengan baik,” ucapnya.
Dia juga berharap, DPD membentuk tim roadshow ke daerah, untuk melihat langsung kondisi mereka. Sehingga, arah perjuangan yang dilakukan bisa terkontrol dan tepat sasaran.
“Usulan kami, jika boleh dibentuk tim di DPD untuk melakukan roadshow ke daerah-daerah, membimbing penataan organisasi dan menjadi bagian komunikasi politik yang kuat di daerah. Sehingga hubungan emosional antara DPD dan DPC menjadi simultan dan kuat dalam menjalankan organisasi,” harapnya. (wid)





