Wanita di Kab Bandung Diduga Dianiaya-Dikurung Pria Mengaku Suami

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Seorang wanita berinisial Y diduga menjadi korban penyekapan dan penganiayaan oleh pria yang mengaku sebagai suaminya di sebuah rumah kos di wilayah Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Kasus tersebut terungkap setelah kondisi korban memburuk dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Penjaga kos, Resa (40), mengatakan pasangan tersebut mulai menempati kamar kos pada 9 Maret 2026. Saat pertama kali datang, pria yang dikenal dengan nama Topik itu mengaku sebagai suami korban.

Menurut Resa, sejak awal kondisi korban sudah memprihatinkan. Korban disebut datang dalam keadaan tidak mampu berjalan sendiri dan harus dipapah masuk ke kamar oleh pria tersebut.

"Masuk ke kamar juga sudah dipapah. Saya lihat sama istri di sini, sudah tidak bisa jalan," kata Resa saat ditemui, Senin (15/6).

Kecurigaan penghuni dan pengelola kos semakin muncul karena selama sekitar tiga bulan tinggal di lokasi tersebut, korban hampir tidak pernah terlihat keluar kamar.

"Selama di sini tiga bulan enggak pernah keluar," ujarnya.

Resa juga mengaku beberapa kali melihat kamar korban dikunci dari luar ketika pria tersebut pergi bekerja. Kondisi itu membuat penghuni lain sulit berinteraksi dengan korban.

"Kalau dia keluar suka dikunci dari luar. Kita kalau mau ngasih makanan juga harus ditaruh di depan," katanya.

Selain itu, pria tersebut disebut menunjukkan sikap arogan selama tinggal di rumah kos. Bahkan, menurut Resa, pria itu kerap membawa senjata tajam dan membuat penghuni lain merasa takut.

"Kita sempat menanyakan surat nikah karena memang aturan kos tidak memperbolehkan pasangan tinggal bersama tanpa bukti pernikahan. Tapi lama-lama dia semakin arogan dan sering membawa golok," ujarnya.

Resa mengatakan tetangga kamar kos korban sempat memilih pindah karena merasa tidak nyaman. Meski tidak pernah mendengar teriakan dari dalam kamar, sejumlah penghuni mengaku kerap mendengar suara benturan keras dari dalam ruangan tersebut.

Kasus ini mulai terungkap ketika korban akhirnya dibawa ke rumah sakit dengan luka serius. Resa mengaku ikut membantu membawa korban ke rumah sakit karena merasa prihatin dengan kondisi perempuan tersebut.

"Saya sedih melihat kondisinya. Luka-lukanya sudah parah," kata Resa.

Korban awalnya dibawa ke Rumah Sakit Ujung Berung sebelum kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Di rumah sakit, petugas medis disebut membutuhkan keterangan keluarga untuk mengambil tindakan medis karena kondisi korban yang dinilai darurat. Namun, identitas dan hubungan pria yang membawa korban dengan perempuan tersebut masih menjadi pertanyaan.

Belakangan, terungkap bahwa pria yang selama ini mengaku sebagai suami korban diduga bukan merupakan suami sah perempuan tersebut.

Hingga saat ini pihak kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap wanita tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kejagung Usul Tambah Anggaran Rp 28,1 T di 2027, Ini Rinciannya
• 8 jam laludetik.com
thumb
Polisi Bongkar Home Industry Narkoba Sinte di Jaktim, 2 Orang Ditangkap
• 13 jam laludetik.com
thumb
Mendagri Terbitkan Surat Edaran Imbau Pemda Fasilitasi Nobar Piala Dunia
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Kesepakatan Damai AS-Iran Masih Menggantung
• 16 jam laludetik.com
thumb
Tangis Justin Hubner Pecah saat Dengar Pesan Kamari di Pernikahannya dengan Jennifer Coppen: I Love You Papa
• 5 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.