JAKARTA - Direktur Utama PT Maktour, Fuad Hasan Masyhur (FHM) kembali tidak hadir dari panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
Fuad absen lantaran kondisi kesehatan yang menurun setibanya dari Arab Saudi terkait pelaksanaan ibadah haji. Hal itu sebagai ia jelaskan dalam surat yang disampaikan ke penyidik KPK.
"Saat ini saya sudah tiba di Indonesia, akan tetapi kondisi kesehatan saya menurun karena kelelahan," tulis Fuad dalam surat yang ditujukan ke KPK, Senin (15/6/2026).
"Apabila kondisi Kesehatan saya telah pulih Saya siap memenuhi panggilan pemeriksaan tersebut," ujarnya.
Dalam surat tersebut, ia mengklaim sudah berkoordinasi dengan Satgas KPK terkait ketidakhadirannya.
Sebelumnya, KPK mengonfirmasi ketidakhadiran Fuad dalam pemanggilan hari ini.
"Saksi FHM kembali terkonfirmasi mengajukan penjadwalan ulang untuk pemeriksaan yang seyogianya dilakukan hari ini," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.




