Liputan6.com, Jakarta - Aksi unjuk rasa yang digelar mahasiswa dari BEM SI Kerakyatan Wilayah Jakarta dan Cipayung Menggugat di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026), berakhir.
Massa aksi membubarkan diri setelah menyampaikan pernyataan sikap dan ultimatum kepada DPR RI.
Advertisement
Pantauan di lokasi, menjelang pembubaran massa, sejumlah koordinator lapangan mengumpulkan peserta aksi di depan gerbang utama DPR/MPR RI.
Tiga perwakilan massa kemudian menyampaikan tuntutan. Dalam pernyataannya, mereka memberikan tenggat waktu 3x24 jam kepada DPR RI untuk merespons tuntutan yang telah disampaikan selama aksi berlangsung.
Usai membacakan pernyataan sikap, koordinator aksi langsung mengatur barisan massa. Secara bertahap para demonstran meninggalkan lokasi dan berjalan menjauh dari kawasan DPR/MPR RI.
Tak lama setelah massa membubarkan diri, anggota kepolisian yang sejak siang melakukan pengamanan bergerak membersihkan area demonstrasi.
Sejumlah personel terlihat membawa kantong sampah dan memunguti sisa-sisa sampah yang tertinggal di sekitar lokasi aksi. Mereka bekerja bersama petugas kebersihan untuk merapikan kawasan depan Gedung DPR/MPR RI.




