KPU Kaji E-Voting Pemilu 2029 untuk Pemilih Luar Negeri

detik.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyebut pengembangan sistem informasi seputar kepemiluan jadi salah satu isu strategis yang sedang dikaji. Salah satunya terkait peluang penggunaan sistem electronic voting (e-voting) bagi pemilih di luar negeri pada Pemilu 2029.

Hal itu dikatakan Ketua KPU Afifuddin saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Senin (15/6/2026). Pengembangan ini tentunya mengikuti penyesuaian undang-undang.

"Ada usulan misalnya kita melakukan pengembangan sistem informasi KPU dalam mendukung tahapan pemilu 2027 dengan pastinya dilakukan di penyesuaian undang-undang, kita tunggu tentunya," kata Afifuddin.

Baca juga: Tahapan Awal Pemilu 2029 Dimulai Tahun Depan, KPU Siapkan Anggaran Rp 1,4 T

Untuk mendukung pengembangan teknologi informasi tersebut, KPU membutuhkan dana sekitar Rp 12 miliar. Barulah dirinya menyinggung soal penggunaan e-voting untuk pemilih di luar negeri.

"E-voting misalnya untuk pemilu 2029 di luar negeri. Tetapi sekali lagi ini di antara upaya pengembangan kami dalam hal pembentuk undang-undang pemilu menyetujui penggunaan e-voting dan pemungutan suara di luar negeri," sebutnya.

Hal itu dilandaskan evaluasi pemilu ulang yang dilakukan di Kuala Lumpur. Diharapkan dengan adanya evaluasi ini pemilu ke depannya akan semakin baik.

"Ini karena refleksi kami Bapak/Ibu sekalian, pemilu di luar negeri apalagi pemilu kemarin sampai kita mengulang di Kuala Lumpur. Pemilu sebelumnya juga ada kejadian mirip tapi tidak sama," ucap dia.

"Pada intinya berangkat dari refleksi kami di KPU dan tentu pembelajaran kita semua," tambahnya.

Baca juga: Mendagri Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu




(ial/maa)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Utang Luar Negeri RI Tembus USD 439,8 Miliar pada April 2026, Tumbuh 1,9 Persen
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Danantara Kantongi Dividen Rp 4,83 T dari ANTM, TINS, INCO, PTBA
• 16 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kemenkeu Pangkas Anggaran Dinas Luar Negeri Jadi Rp 55 Miliar Tahun Depan
• 6 jam lalukatadata.co.id
thumb
Santri Gontor Raih Prestasi Internasional di Singapura, Borong Tiga Gelar Best Speaker
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Swedia dan Tunisia Turunkan Kekuatan Terbaik dalam Laga Krusial Grup F Piala Dunia 2026
• 16 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.