TABLOIDBINTANG.COM - Kesuksesan drama Korea Teach You a Lesson di kancah global ternyata tak lepas dari berbagai kontroversi. Meski kini merajai tangga tayang Netflix di berbagai negara, serial yang dibintangi Kim Mu-yeol itu sempat menuai kritik sejak masih berbentuk webtun.
Kontroversi tersebut berkaitan dengan isu sensitif seperti rasisme dan misogini yang muncul dalam materi aslinya. Polemik itu bahkan disebut memengaruhi proses pemilihan pemain utama.
Sebelum akhirnya diperankan Kim Mu-yeol, karakter Na Hwa-jin kabarnya sempat ditawarkan kepada aktor senior Kim Nam-gil. Namun, sang aktor memilih untuk tidak mengambil peran tersebut.
Menanggapi hal itu, Kim Mu-yeol mengaku tak terlalu mempersoalkan fakta bahwa dirinya bukan pilihan pertama.
"Ada banyak momen dalam karier saya ketika saya bukan pilihan pertama untuk suatu peran. Jika dilihat dari sudut pandang itu, saya memulai proyek ini dengan pola pikir bahwa itu hanyalah bagian dari proses tersebut," ujar Kim Mu-yeol.
Alih-alih merasa terbebani, aktor berusia 44 tahun itu justru mengaku mendapat dukungan dari Kim Nam-gil. Menurutnya, sang senior menunjukkan sikap hangat dan penuh respek.
Kim Mu-yeol mengungkapkan bahwa dalam pertemuan singkat mereka, Kim Nam-gil memberikan semangat dan dukungan terhadap proyek yang dijalaninya.
Keputusannya menerima peran Na Hwa-jin juga tak lepas dari kepercayaannya kepada sutradara Hong Jong-chan. Sebelumnya, keduanya pernah bekerja sama dalam serial Juvenile Justice yang mengangkat persoalan kriminalitas remaja.
Dalam wawancara dengan media Korea Hankyung yang dipublikasikan pada Jumat (12/6), Kim Mu-yeol menegaskan bahwa tim produksi sangat memperhatikan kritik publik selama proses penggarapan drama.
"Bahkan saat bekerja, kami meninjau apakah kami telah tersesat atau kehilangan arah. Setelah syuting berakhir, saya mendengar dari tim produksi bahwa mereka memiliki pemikiran tersebut bahkan selama proses pengeditan," kata Kim Mu-Yeul
Selain kontroversi dari webtun aslinya, Teach You a Lesson juga mendapat sorotan terkait adegan kekerasan dan hukuman fisik yang dilakukan karakter Na Hwa-jin dalam menangani kasus di sekolah.
Menanggapi kritik tersebut, Kim Mu-yeol meminta penonton melihat adegan itu sebagai bagian dari kebutuhan cerita, bukan sebagai pembenaran tindakan kekerasan.
Menurutnya, pesan utama serial ini justru terletak pada proses refleksi, penyesalan, dan perubahan karakter setelah hukuman dijatuhkan.
Bagi Kim Mu-yeol, nilai-nilai yang diangkat dalam drama ini terasa semakin dekat dengan kehidupannya saat ini sebagai seorang ayah.
Ia percaya bahwa menjadi orang dewasa yang baik berarti berani bertanggung jawab atas setiap tindakan dan perkataan, terutama di hadapan generasi muda.
Dengan berbagai perdebatan yang menyertainya, Teach You a Lesson justru berhasil memancing diskusi luas mengenai dunia pendidikan dan tanggung jawab sosial. Seluruh kisah Na Hwa-jin dan timnya kini dapat disaksikan dalam 10 episode yang tersedia di Netflix.




