Amerika Serikat (AS) dan Iran telah sepakat berdamai dan Presiden AS Donald Trump menyatakan kesepakatan itu telah diteken. Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menekankan perjuangan Israel belum berakhir.
Dilansir Aljazeera, Selasa (16/6/2026), Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbicara langsung dalam konferensi pers dengan wartawan Israel.
"Meskipun Israel berhasil menghindari bahaya kehancuran, perjuangan kita belum berakhir," kata Netanyahu.
Kemudian, Netanyahu juga bicara terkait posisi militernya saat ini. Dia menegaskan tetap akan mengambil kendali atas wilayah tengah dan berada pada zona keamanan.
"Israel telah mengambil kendali atas wilayah tengah tempat Hizbullah mengancam Israel," jelas Netanyahu.
"Kami menghancurkan senjata rezim Assad dan kami akan tetap berada di zona keamanan apa pun yang terjadi," lanjut Netanyahu dalam bahasa Ibrani.
Sebelumnya, Donald Trump memastikan kesepakatan damai Amerika Serikat (AS) dan Iran sudah ditandatangani. Ia menegaskan Selat Hormuz akan segera terbuka sepenuhnya Jumat (19/6) ini.
Dilansir Aljazeera, Selasa (16/6), Trump menyampaikan pernyataannya itu di Evian-Les-Bains, Prancis. Ia bicara di depan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
"Kesepakatan dengan Teheran sudah ditandatangani," kata Trump.
Namun demikian, Trump tidak menjelaskan apakah Iran juga menandatangani dokumen tersebut.
"Kesepakatan sudah ditandatangani, dan Selat sudah sebagian dibuka," imbuh Trump.
(maa/maa)





