Kenali Menstrual Migraine

kumparan.com
7 jam lalu
Cover Berita

Secara global, gangguan sakit kepala memengaruhi sekitar 40% populasi, atau 3,1 miliar orang pada tahun 2021, dan lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria. Sakit kepala tidak hanya menyakitkan, tetapi juga menyebabkan disabilitas (sangat mengganggu aktivitas). Menurut Estimasi Kesehatan Global (Global Health Estimates) tahun 2021, sakit kepala migrain ditemukan sebagai penyebab tertinggi ketiga untuk disability-adjusted life years (DALYs) atau tahun hidup yang disesuaikan dengan disabilitas di seluruh dunia, setelah stroke dan ensefalopati neonatal (gangguan fungsi otak pada bayi baru lahir).

Apa itu Menstrual Migraine?

Meskipun tidak semua wanita mengalami sakit kepala saat menstruasi, setidaknya dua dari tiga wanita menderita menstrual migraine (migrain menstruasi). Gejala yang dirasakan:

Apa penyebabnya?

Hipotesis penurunan estrogen menunjukkan bahwa menurunnya kadar estrogen selama fase pramenstruasi memicu serangan migrain dengan memodifikasi respons nyeri di dalam sistem trigeminovaskular. Oleh karena itu, pendekatan tata laksana berfokus pada manipulasi dan stabilisasi hormon untuk mengurangi frekuensi serta keparahan serangan.

Bagaimana cara mengobati sakit kepala menstruasi?

Obat-obatan biasanya menjadi pilihan utama untuk mengatasi migrain menstruasi. Beberapa obat yang umum direkomendasikan dokter meliputi:

Bagaimana cara meredakan sakit kepala menstruasi tanpa obat?

Ada beberapa cara alami yang bisa dilakukan untuk meredakan sakit kepala akibat hormon ini secara mandiri. Anda mungkin perlu melakukan beberapa eksperimen (coba-coba) untuk mengetahui apa yang membuat sakit kepala Anda membaik atau memburuk. Sebagai contoh, jika cahaya memicu nyeri dan Anda merasa kegerahan, menetaplah di dalam kamar yang sejuk dan gelap.

Tips tambahan lainnya:

Menjalani masa menstruasi memang membawa banyak gejala, seperti kram perut, perut kembung, hingga perubahan suasana hati (mood swings). Kehadiran migrain tentu bisa membuat momen bulanan tersebut terasa jauh lebih menyiksa. Untungnya, migrain menstruasi bukanlah sesuatu yang pasrah harus dimaklumi atau rasakan di setiap siklus. Dokter atau tenaga medis dapat membantu mengatasi sakit kepala ini. Pemberian obat-obatan dapat mengurangi frekuensi sekaligus tingkat keparahan sakit kepala tersebut, dan pilihan tindakan pencegahan pun saat ini sudah tersedia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perguruan Tinggi Didorong Terlibat dalam Pemulihan Pascabencana untuk Perkuat Layanan Kesehatan di Aceh
• 55 menit lalupantau.com
thumb
Kejagung Minta Tambahan Anggaran Rp 28,151 T untuk 2027
• 1 jam lalujpnn.com
thumb
Koalisi Sipil Siap Hadang Eksekusi Hotel Sultan
• 20 jam lalueranasional.com
thumb
Rano Karno: Semangat Muharam Jadi Syukuran Jakarta Menuju 500 Tahun
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Fakta Menarik Pertandingan Piala Dunia Spanyol vs Tanjung Verde: Pertemuan Perdana dalam Sejarah
• 14 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.