Bahlil Hidupkan Lagi Program Kompor Listrik, Sasar Rumah Tangga dengan Daya 900 kVA ke Bawah

idxchannel.com
14 jam lalu
Cover Berita

Bahlil menjelaskan, kompor listrik generasi terbaru kini lebih ramah bagi rumah tangga dengan daya listrik terbatas, termasuk pelanggan 900 VA ke bawah.

Bahlil Hidupkan Lagi Program Kompor Listrik, Sasar Rumah Tangga dengan Daya 900 kVA ke Bawah. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengusulkan anggaran untuk pengadaan kompor listrik yang akan digunakan masyarakat sebagai konversi penggunaan gas LPG. 

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan, kompor listrik generasi terbaru kini lebih ramah bagi rumah tangga dengan daya listrik terbatas, termasuk pelanggan 900 kVA ke bawah. Sehingga masyarakat di desa-desa dengan daya listrik rendah bisa menggunakan kompor tersebut. 

Baca Juga:
Bahlil Usulkan Volume Solar Subsidi Naik Jadi 19 Juta Kiloliter di 2027

"Sebagai tahap awal, karena ada beberapa model kompor listrik, yang sekarang kami minta itu di sekitar di bawah 900 kVA, supaya rakyat yang di daerah-daerah, di desa itu bisa pakai," ujarnya saat ditemui di Kompleks DPR RI, Senin (15/6/2026).

Bahlil menjelaskan, langkah tersebut dilatarbelakangi tingginya ketergantungan Indonesia terhadap LPG impor yang mencapai sekitar 80 persen dari kebutuhan nasional. Kondisi tersebut menyebabkan devisa negara terus terkuras setiap tahun untuk memenuhi kebutuhan energi rumah tangga.

Baca Juga:
Bahlil Prediksi Harga Minyak Mentah RI Kisaran USD70-95 per Barel di 2027

Selain membebani devisa, pemerintah juga harus mengalokasikan subsidi LPG dalam jumlah besar. Bahlil menyebut nilai subsidi LPG saat ini mencapai lebih dari Rp80 triliun per tahun.

Menurut dia, apabila kondisi tersebut terus berlangsung tanpa adanya diversifikasi sumber energi, maka akan menjadi tantangan besar bagi ketahanan energi nasional maupun keuangan negara.

Baca Juga:
Menteri Bahlil Bentuk Tim Pengadaan Batu Bara untuk Penuhi Kebutuhan PLN

Adapun pada 2027, Bahlil mengusulkan anggaran Rp1,45 triliun untuk program motor listrik dan kompor listrik dalam pagu indikatif Kementerian ESDM tahun depan. 

Program motor listrik memperoleh alokasi sebesar Rp635,24 miliar, sementara program kompor listrik mendapatkan anggaran lebih besar yakni Rp815,56 miliar.

"Kompor listrik ini untuk mengurangi kebutuhan LPG, kita mencari untuk bauran energi lain," kata Bahlil.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wakil Asia Bikin Kejutan, Belum Terkalahkan di Piala Dunia 2026
• 6 jam laluharianfajar
thumb
Pelindo Kalimas Pastikan Operasional Pelabuhan Tetap Normal di Tengah Potensi Banjir Rob
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pembiayaan BNPL Melesat, Indodana Bidik Penambahan Nasabah di JFK 2026
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Fase Pemulangan Jemaah Haji Gelombang 2 via Bandara Madinah Dimulai
• 4 jam lalukompas.com
thumb
SPMB Jakarta Tampung 245.980 Murid Baru & Sekolah Swasta Gratis
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.