MADINAH, KOMPAS.com - Fase pemulangan jemaah haji gelombang 2 melalui Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz Madinah, Arab Saudi dimulai sejak Selasa (16/6/2026).
Jadwal penerbangan pertama ke Tanah Air yakni jemaah asal kloter 21 embarkasi Kertajati (KJT 21) pada pukul 00.20 waktu Arab Saudi.
"Dijadwalkan ada 22 kloter yang akan terbang mulai Selasa (16/6/2026) dini hari pukul 00:20 WAS sampai dengan pukul 23.59 WAS," kata Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Abdul Basir di Bandara Madinah, Selasa (16/6/2026).
Baca juga: Kemenhaj: 96.155 Jemaah dan Petugas Haji Indonesia Telah Dipulangkan ke Tanah Air
Abdul Basir mengungkapkan, fase pemulangan jemaah haji Indonesia melalui Madinah akan berlangsung kurang lebih selama 15 hari, dimulai sejak 16 Juni 2026 hingga 30 Juni 2026.
Pada hari pertama, dijadwalkan ada 8.500 orang jemaah dipulangkan ke Tanah Air dari Bandara Madinah.
Basir mengungkapkan, alur pemulangan jemaah haji Indonesia di Bandara Madinah tidak jauh berbeda.
Jemaah haji terlebih dahulu menunggu di paviliun sebelum masuk ke gate untuk melakukan prosedur pemeriksaan XRay.
Baca juga: Irjen Kemenhaj Beri Nilai 80 ke Atas untuk Kinerja Petugas Haji Indonesia
Barang-barang yang dilarang oleh jemaah haji yaitu air zamzam, senjata tajam, serta aerosol. Pada koper kabin, jemaah juga dilarang membawa benda-benda seperti payung dan kabel roll.
Penerbangan jemaah haji Indonesia melalui Bandara King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi telah berakhir pada Selasa (16/6/2026) pukul 01.45 waktu Arab Saudi.
Jemaah terakhir yang terbang melalui Bandara Jeddah adalah jemaah asal Batam kloter 14 (BTH 14).
Total sudah ada 273 kloter jemaah haji yang telah diterbangkan dari Bandara Jeddah, Arab Saudi dengan jumlah 106.064 orang.
Baca juga: Koper Jemaah Haji Mulai Ditimbang Jelang Fase Pemulangan via Bandara Madinah
Selanjutnya pemulangan gelombang kedua bergeser melalui Bandara Madinah hingga 30 Juni 2026.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang