VIVA – Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, seakan berdalih usai ditahan Tanjung Verde. Padahal, Tanjung Verde adalah tim debutan di Piala Dunia 2026.
La Furia Roja mengawali langkahnya di Piala Dunia 2026 pada Senin (15/6/2026) malam WIB. Mereka bermain menghadapi Tanjung Verde di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta.
Spanyol merupakan tim unggulan. Mereka dikategorikan sebagai calon kuat juara pada turnamen ini, mempertimbangkan predikat sebagai juara Piala Eropa 2024 silam.
Lamine Yamal dan Nico Williams membintangi kesuksesan mereka menjuarai Piala Eropa 2024. Namun, keduanya berada dalam kondisi yang tidak bugar di laga pertama Piala Dunia 2026.
Tidak satu pun di antara mereka yang menjadi starter. Namun, Luis de la Fuente tetap mengirim Yamal dan Williams dari bangku cadangan pada babak kedua.
Spanyol tetap mampu mendominasi, bagaimanapun. Mereka menguasai bola hingga 74 persen dan melepaskan 27 kali tembakan.
Sebanyak tujuh di antaranya tepat sasaran. Namun, kiper Tanjung Verde, Vozinha, mampu meredam semua tembakan tersebut.
Hasil imbang 0-0 menjadi kejutan untuk dunia. Setelah laga, De la Fuente menyatakan bahwa tidak ada masalah dalam permainan, namun harus ada sedikit kesegaran untuk mencetak gol.
"Ini bisa diatasi dengan tetap berpegang pada ide yang sama, untuk terus meningkatkan kemampuan dengan lebih teliti, tetapi seperti yang telah dijelaskan Rodri dengan baik, pertandingan-pertandingan seperti ini memang menghasilkan banyak hal, tetapi tanpa kesegaran yang harus dimiliki dalam pertandingan-pertandingan tersebut," kata De la Fuente, seperti dilansir dari Goal Internasional.
De la Fuente pun tidak ragu untuk memuji Tanjung Verde. Permainan solid dari tim debutan Piala Dunia itu terbukti merepotkan Spanyol.
Meskipun mendominasi bola dan penciptaan peluang, Spanyol tetap tidak bisa memasukkan bola karena minimnya celah. Oleh karena itu, dia mengapresiasi tim lawan.
"Mereka adalah tim yang sangat terorganisir, kita telah melihat bahwa mereka bermain bertahan rapat, sangat sulit untuk menciptakan ruang seperti itu. Meskipun begitu, kami telah menciptakan peluang, ada kekurangan sirkulasi untuk menciptakan lebih banyak peluang, tetapi ketika bola tidak mau masuk, ya sudah,” tandasnya.





