Tunisia Resmi Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026, Herve Renard Berpotensi Jadi Penggantinya

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Federasi Sepak Bola Tunisia (FTF) resmi memecat Sabri Lamouchi sebagai pelatih. Hal ini seiring dengan kekalahan telak 1-5 dari Swedia di pertandingan pembuka Piala Dunia 2026.

Tunisia mengawali langkahnya di Piala Dunia 2026 dengan buruk. Duel di Estadio BBVA, Monterrey, Meksiko bergerak satu arah pada Senin (15/6/2026) pagi kemarin WIB.

Baca Juga :
Wakil Asia Masih Belum Terbendung di Piala Dunia 2026, Penakluk Timnas Indonesia Kejutkan Uruguay
Rodri Sindir Permainan Tanjung Verde usai Tahan Spanyol di Piala Dunia 2026: Mereka Tak Bisa Lewati Lini Tengah

Yasin Ayari dan Alexander Isak sudah membawa Swedia unggul dua gol dalam 30 menit pertama. Tunisia sempat berusaha mengejar melalui Omar Rekik, namun hanya berujung nestapa.

Swedia menambah gol lagi melalui Viktor Gyokeres, Mattias Svanberg, serta gol kedua Ayari. Duel pun berakhir dengan kemenangan telak 5-1 untuk kubu Skandinavia.

Hasil ini menjadi awalan buruk untuk Tunisia. Meski masih memiliki dua laga sisa di fase grup, FTF memutuskan untuk memecat Sabri Lamouchi pada Senin malam WIB.

“Kesepakatan resmi telah tercapai untuk memberhentikan pelatih Sabri Lamouchi,” demikian pernyataan resmi FTF di Instagram-nya.

Lamouchi menjabat dalam waktu singkat. Dia baru ditunjuk pada Januari lalu dan berada dalam kondisi tertekan menuju Piala Dunia 2026 usai takluk dengan skor 0-5 dari Belgia pada partai uji coba.

Mantan gelandang Inter Milan dan Timnas Prancis itu hanya melakoni lima laga secara keseluruhan bersama Timnas Tunisia. Satu-satunya kemenangan yang diraih adalah dengan skor 1-0 atas Haiti pada Maret lalu.

Herve Renard mencuat sebagai calon pengganti Lamouchi. Sebagaimana laporan dari Equipe de Tunisie, mantan pelatih Arab Saudi itu menawarkan dirinya untuk mengambil alih kursi kepelatihan.

Jika memang terpilih, maka itu tidak akan mudah. Pertandingan debutnya adalah menghadapi Jepang pada Sabtu (20/6/2026) mendatang.

Peluang lolos masih terbuka. Namun, Tunisia wajib meraih kemenangan atas Samurai Biru untuk bisa menjaga asa lolos.

Itu bukan persoalan yang mudah. Sebab, Jepang merupakan tim yang dipertimbangkan kuat, dan difavoritkan lolos bersama Belanda dari fase grup. (rda)

Baca Juga :
Striker Timnas Spanyol Mikel Oyarzabal Catat Sejarah Memalukan di Piala Dunia 2026 usai Ditahan Tanjung Verde
Before After Karier Gervane Kastaneer, Tahun Lalu Main untuk Persib, Kini Jadi Lawan Jerman di Piala Dunia 2026
Lamine Yamal Cuma Cadangan, Pelatih Spanyol Langsung Bicara soal Final Piala Dunia 2026 usai Ditahan Tanjung Verde

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ivan Gunawan Bikin Pengakuan Mengejutkan: Saya Pernah Tak Percaya Allah
• 11 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Sekdaprov Sumut Memastikan Seluruh Fasilitas MTQ Ke-40 Siap Digunakan untuk Pelaksanaan di Deli Serdang
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman ke Indonesia, Disambut Meriah oleh Prabowo
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Istri Tewas Digorok Suami di Indekos Makassar, Kesal karena Korban Minta Cerai Usai Pelaku Ketahuan Selingkuh
• 18 jam laluharianfajar
thumb
IPO USD 75 Miliar Spacex Pecahkan Rekor, Elon Musk Jadi Triliuner No 1
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.