Mataram: Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat hingga hari ke-14 operasional debarkasi Lombok, sebanyak 11 kelompok terbang (kloter) telah tiba di Tanah Air. Jumlah peserta haji yang kembali mencapai 4.271 orang, ditambah 44 petugas, sehingga total keseluruhan menjadi 4.313 orang.
"Jumlah yang telah dipulangkan ke daerah asal sebanyak 4.313 orang, yang terdiri atas 4.271 jamaah dan 44 petugas," ujar Kepala Kanwil Kemenhaj NTB, Lalu Muhamad Amin, di Mataram, seperti dilansir Antara, Selasa, 16 Juni 2026.
Ia mengatakan pada Senin, 15 Juni 2026, kloter 11 tiba di Debarkasi Lombok. Rombongan tersebut membawa 383 peserta haji dan empat petugas, sehingga total 387 orang. Kloter 11 ini berasal dari Kabupaten Bima, Kota Bima, dan Kabupaten Dompu. Jumlah rombongan semula adalah 388 orang.
Baca Juga :
Total Delapan Haji Asal Sumatra Utara Meninggal di Tanah Suci
"Satu peserta haji harus dirujuk sebelum keberangkatan menuju Bandara Jeddah, sehingga jumlah yang kembali ke Tanah Air menjadi 387 orang," ujarnya.
Lalu Amin menjelaskan bahwa jumlah jamaah kategori risiko tinggi (risti) mencapai 2.579 orang. Jumlah tersebut termasuk 305 orang yang tergabung dalam rombongan yang tiba pada Senin kemarin.
Ilustrasi: Jamaah haji dari berbagai belahan dunia melaksanakan Tawaf Wada di pelataran Ka'bah, Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Selasa, 9 Juni 2026. ANTARA/Citro Atmoko
Berdasarkan data usia pada kloter 11, peserta haji tertua berusia 95 tahun, sedangkan yang termuda berusia 18 tahun. Untuk barang bawaan, hingga hari ke-14 tercatat sebanyak 4.313 tas bagasi, 4.313 tas kabin, 246 kursi roda, dan empat tongkat. Sementara pada kloter yang tiba kemarin, terdapat 388 tas bagasi, 388 tas kabin, dan 38 kursi roda.
"Koper dan bagasi tetap berjumlah 388 unit, meskipun satu orang dirujuk sebelum keberangkatan," katanya.



