MBG, KDMP, Hingga Pelemahan Rupiah Jadi Isu yang Disuarakan Mahasiswa Saat Kepung Gedung DPRD Jabar

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Aksi demonstrasi ratusan mahasiswa di depan Gedung DPRD Jawa Barat berlangsung sejak pukul 16.00 WIB hingga saat berita ini diturunkan, Senin (15/6/2026). Situasi sempat memanas jelang Magrib hingga menyebabkan kerumunan massa terpencar.

Pantauan Republika, tiba-tiba sejumlah petasan dinyalakan dan memicu suara ledahan hingga membuat kerumunan massa terpencar. Beberapa di antaranya berlari menyelamatkan diri sedangkan sebagian massa masih bertahan di depan Gedung DPRD Jawa Barat.

Baca Juga
  • Seribuan Mahasiswa Semarang Demo Suarakan Panca Tuntutan Rakyat
  • Orang Tua Murid Adukan Disdik Jabar ke Ombudsman Soal Dugaan Maladministrasi SPMB dan PCMB
  • Cerita Orang Tua Murid di Jabar Dibuat Kesal PCMB Hingga SPMB, DPRD Desak Disdik Berbenah
Setelah itu, massa terpencar ke arah Jalan Diponegoro dan arah Surapati. Petugas kepolisian masih menjaga ketat area lokasi demonstrasi.

Petugas pun memberikan imbauan kepada massa untuk membubarkan diri. Hingga ba'da Maghrib massa masih berjaga ketat di lokasi demonstrasi.

.rec-desc {padding: 7px !important;} Salah seorang mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Abdul Malik mengatakan sejumlah elemen mahasiswa menginisiasi gerakan aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Jawa Barat. Ia mengatakan demonstrasi merespon keresahan masyarakat terhadap ketidakadilan dan kesewenangan pemerintah.

"Kami menyampaikan beberapa tuntutan. Pertama, menghentikan pemborosan APBN. Dalam tuntutan ini terdapat tiga poin utama, yaitu menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG), menghentikan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), serta menghentikan pemborosan anggaran untuk kunjungan luar negeri," kata dia.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
COIN Tahan Laba, Fokus Perkuat Fundamental dan Infrastruktur Bisnis
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Tegaskan Penyintas Jangan Terlalu Lama dalam Kesulitan, Kasatgas PRR Dorong Percepatan Pemulihan
• 10 menit laluviva.co.id
thumb
Kampus UGM Ricuh Malam-Malam, Mahasiswa Mengamuk ke Budiman Sudjatmiko dan Nusron Wahid
• 14 jam laludisway.id
thumb
NSSS Tebar Dividen Final Rp119 Miliar, 18 Persen dari Laba
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Narkoba Palembang-Jakarta-Bogor, 11 Ribu Ekstasi dan Ratusan Gram Sabu Disita
• 6 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.