jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPP PDI Perjuangan Deddy Yevri Sitorus menangkap upaya membesarkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) secara instan.
Pernyataan Deddy menyikapi kabar bahwa Joko Widodo (Jokowi) bakal menjabat Ketua Dewan Pembina parpol berlambang gajah itu.
BACA JUGA: PSI Gencar Rekrut Kader Partai Lain Jelang Pemilu 2029, Pengamat: Hal Lumrah
Deddy mengaku mendengar langkah PSI untuk membajak kader-kader PDIP, mulai dari anggota dewan, kepala daerah, hingga pengurus partai.
"Menurut info yang saya dengar, bahkan rata-rata ditawari bantuan material yang lumayan, meski saya tidak tahu kebenarannya, gejalanya nyata," kata dia, Selasa (16/6).
BACA JUGA: Jokowi Bakal Pakai Jaket PSI, Deddy Ungkit Pemecatan dari PDIP
Deddy mengatakan PSI sebenarnya tak bermanuver membajak kader PDIP semata, melainkan sampai ke NasDem, Demokrat, hingga PAN.
Menurut dia, langkah PSI menggerogoti partai lain dengan menarik kader mereka akan memunculkan sentimen politik.
BACA JUGA: Analisis Pengamat soal Potensi Jokowi Berjaket PSI, Singgung Tantangan Buat PDIP
"Ingat, partai-partai lain pun akan berhadapan dengan mereka, karena upaya untuk membajak kader," ujar legislator Komisi II DPR RI itu.
Menurutnya, PSI dalam pemilu ke depan tidak hanya berhadapan dengan PDIP semata, malainkan NasDem, Demokrat, dan PAN setelah upaya pembajakan kader.
"Jadi, mereka tidak saja berhadapan dengan PDIP, tetapi juga dengan partai lain yang kadernya 'dipungut' untuk membesarkan PSI secara instan," ucapnya.
Deddy mengatakan PDIP tidak takut ketika ada yang mengaitkan merapatnya Jokowi ke PSI. berdampak ke partai berlambang banteng moncong putih.
"Terus terang kami tidak takut," kata Deddy. (ast/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Temui Kaesang, Eks Kader PDIP Maluku Gabung PSI
Redaktur : M. Rasyid Ridha
Reporter : Aristo Setiawan




