MADINAH, KOMPAS.com - Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Haji dan Umrah RI mengapresiasi kinerja petugas Daerah Kerja (Daker) Bandara.
Hal itu diungkapkan setelah tim Inspektorat Jenderal meninjau layanan hari pertama pemulangan jemaah gelombang kedua dari Bandara Internasional Pangeran Mohammad Bin Abdulaziz Madinah, Selasa (16/6/2026).
Pantuan Kompas.com, ada sekitar 6 orang anggota tim Inspektorat Jenderal yang melakukan peninjauan di Paviliun (ruang tunggu haji) 5 Bandara Madinah.
Selain dengan petugas, anggota tim juga berinteraksi dengan jemaah haji untuk memastikan pelayanan.
Baca juga: Haji Pulang Diimbau Tak Langsung Keluyuran, Isolasi Mandiri 14 Hari
Wakil Ketua Tim 2 dari Tim Pemantauan dan Pengawasan Inspektorat Jenderal Kementerian Haji dan Umrah RI Diaz Ismaya Abadi mengungkapkan, pemantauan dilakukan secara menyeluruh terhadap pelayanan pada jemaah haji di bandara.
"Kami sudah melakukan pemantauan ke kantor daker, kemudian ke paviliun bertemu dengan jemaah," katan Diaz.
Berdasarkan hasil pemantauan hari pertama, tim Inspektorat Jenderal memastikan petugas daker bandara telah melakukan pelayanan dengan maksimal.
"Semua layanan telah dilakukan oleh pos masing-masing petugas di bandara, Insya Allah jemaah mendapatkan pelayanan terbaik," ujarnya.
Baca juga: Kemenhaj: 96.155 Jemaah dan Petugas Haji Indonesia Telah Dipulangkan ke Tanah Air
Sejumlah aspek yang menjadi indikator pemantauan yakni pendorongan jemaah dari madinah, layanan lansia, hingga kenyamanan jemaah.
"Kita lihat jemaah lansia sudah dibantu diprioritaskan dengan menggunakan kursi roda dan golfcar," ungkapnya.
Untuk memantapkan penyelenggaraan haji tahun depan, tim inspektorat jenderal memberikan rekomendasi penambahan jumlah petugas lansia dan disabilitas (landis) serta golfcar untuk mobilitas jemaah lansia.
"Golfcar bisa ditambah, petugas lansia diperbanyak lagi," katanya.
Baca juga: Pemulangan Haji Gelombang I Berakhir, 95.178 Jemaah Diterbangkan
Pemulangan jemaah haji gelombang kedua melalui Bandara Madinah dimulai pada Selasa (16/6/2026).
Sebanyak 8.500 jemaaah yang tergabung dalam 22 kloter akan bertolak menuju Tanah Air pada hari pertama pemulangan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang