Bisnis.com, JAKARTA — Kalangan pengusaha dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyampaikan bahwa momentum Piala Dunia 2026 dapat meningkatkan konsumsi rumah tangga di Tanah Air pada penghujung kuartal II/2026.
Wakil Ketua Umum Bidang Otonomi Daerah Kadin Indonesia Sarman Simanjorang memandang, pemerintah daerah dapat turut serta untuk memfasilitasi euforia masyarakat dalam menonton ajang akbar sepak bola tersebut sembari menggerakkan perekonomian.
“Meningkatkan konsumsi rumah tangga melalui nonton bareng difasilitasi oleh pemerintah daerah di kantor kelurahan, kecamatan, pendopo bupati atau di lokasi yang strategis dengan melibatkan berbagai pelaku UMKM,” kata Sarman kepada Bisnis, dikutip pada Selasa (16/6/2026).
Menurutnya, giat nonton bareng Piala Dunia 2026 ini dapat pula diterapkan di sektor pariwisata dengan melibatkan hotel, restoran, kafe, hingga kawasan publik lainnya guna meningkatkan konsumsi rumah tangga.
Sarman pun turut mendorong berbagai pihak, termasuk anggota DPRD di tingkat daerah hingga DPR RI di daerah pemilihan (dapil) masing-masing agar dapat memanfaatkan pergelaran ini untuk memacu geliat ekonomi setempat.
Dia menjelaskan, konsumsi rumah tangga masih berkontribusi sekitar 57% terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karenanya, dia menilai pemangku kepentingan harus dapat memanfaatkan momentum perekonomian di tengah berbagai tantangan.
Baca Juga
- Piala Dunia 2026: Tahan Imbang Spanyol, Live Ranking FIFA Cape Verde Meroket
- Bendera Iran Berkibar di Piala Dunia 2026 AS, Suporter Bersorak Sorai
- Piala Dunia 2026: Gestur 3 Jari Bikin Eks Wasit Liga 1 Diinvestigasi FIFA
“Momentum Piala Dunia harus dapat dimanfaatkan untuk menggairahkan perekonomian di seluruh Indonesia,” ujar Sarman.
Seperti diketahui, edisi ke-23 Piala Dunia kali ini berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 di tiga negara, yakni Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko.
Sebanyak 48 negara dari 6 konfederasi berpartisipasi dalam pergelaran akbar empat tahunan ini, menjadi yang terbanyak sepanjang sejarah terselenggaranya Piala Dunia.
Piala Dunia 2026 saat ini tengah memasuki fase grup. Fase knockout alias sistem gugur akan dimulai pada 29 Juni 2026 mendatang, dan akan berlangsung hingga laga final pada 19 Juli 2026.



