Politisi Andi Harianto Sinulingga memohon kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mencopot Budiman Sudjatmiko dari jabatan Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) RI.
Menurut Andi, Budiman telah merendahkan seorang mahasiswa dengan menyebutnya “bukan siapa-siapa” dan memintanya pergi saat berdebat panas dalam dialog bertajuk “Indonesia Emas atau Cemas? Telaah Kritis Indonesia Hari Ini” di Semarang, Jumat (12/6/2026).
"Sebagai warga negara yang kedudukannya sangat tinggi dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, saya memohon sama Presiden Indonesia untuk memberhentikan budiman sujadmiko dari jabatannya karena telah menghina, telah merendahkan seorang warga negara, seorang Mahasiswa muda yang bisa jadi masa depannya akan jauh lebih baik dari seorang budiman sujadmiko itu sendiri,' tulis Andi di akun X pribadinya, dikutip Selasa (16/6).
Andi menilai pejabat seperti Budiman tidak memberi manfaat bagi negara, justru menjadi beban karena fasilitasnya ditanggung oleh uang pajak rakyat.
"Dalam situasi sulit seperti ini, model pejabat seperti budiman sujadmiko itu juga hanya akan menjadi beban bagi citra pemerintahan yang bapak pimpin," ucap Andi.
Sebelumnya, Ketua HMI Komisariat FISIP Undip, Muhammad Rafli Susanto, mengecam narasi idealisme Budiman yang dianggap cacat logika.
“Bapak jangan bicara soal keidealan negara kalau bapak tidak pernah memikirkan ide atau solusi yang menyentuh akar rakyat, seperti persoalan petani Pundenrejo, pikirkan hal demikian, jangan cacat logika terus,” ucap Rafli.
Rafli sempat diminta Budiman untuk mengelaborasi argumennya, namun ia menolak karena akan mengikuti aksi unjuk rasa di Semarang. Ia bahkan menantang Budiman berdiskusi di luar forum.
Baca Juga: Dialog Memanas dengan Mahasiswa, Budiman Sudjatmiko Klaim Ingin Melakukan Perubahan dari Dalam
Budiman menilai sikap Rafli kurang sopan, sehingga mempersilahkannya meninggalkan forum dan menyebutnya bukan siapa-siapa.
“Orang-orang tertarik dengan argumen Anda. Anda pernah dipenjara tiga bulan, bukan berarti Anda lebih hebat dan berhak untuk tidak menghormati forum ini. Anda bukan siapa-siapa. Silakan pergi,” ucap Budiman.





