VIVA – Timnas Irak akan menghadapi ujian berat pada laga perdana Grup I Piala Dunia 2026. Singa Mesopotamia ditantang kekuatan Eropa, Norwegia, dalam pertandingan yang berlangsung di Boston Stadium, Rabu 17 Juni 2026 pukul 05.00 WIB.
Laga ini menjadi sangat penting bagi kedua tim. Pasalnya, pesaing lain di Grup I, yakni Prancis dan Senegal, sudah lebih dulu memainkan pertandingan mereka. Hasil positif tentu menjadi target utama demi menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.
Di atas kertas, Norwegia lebih diunggulkan. Tim asuhan Stale Solbakken datang dengan modal impresif setelah menyapu bersih delapan pertandingan kualifikasi dengan torehan 24 poin sempurna. Mereka juga tampil ganas dengan mencetak 37 gol dan hanya kebobolan lima kali.
Ketajaman lini depan Norwegia dipimpin Erling Haaland yang akan mendapat dukungan dari Alexander Sorloth dan wonderkid Antonio Nusa. Sementara Martin Odegaard menjadi motor permainan di lini tengah bersama Sander Berge dan Fredrik Aursnes.
Sebaliknya, Irak datang dengan semangat besar setelah memastikan tiket Piala Dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah. Pasukan Graham Arnold lolos usai menumbangkan Bolivia 2-1 di playoff antarkonfederasi dan kini bertekad membuat kejutan.
Meski secara ranking FIFA tertinggal jauh, Irak memiliki modal kolektivitas dan semangat juang tinggi. Mereka bahkan sempat menahan imbang Spanyol 1-1 dalam laga uji coba jelang Piala Dunia.
Untuk urusan mencetak gol, Irak masih mengandalkan ketajaman Aymen Hussein. Penyerang andalan itu akan dibantu Ali Jasim, Ibrahim Bayesh, dan Ali Al-Hamadi dalam membongkar pertahanan lawan.
Yang menarik, di skuad Irak juga terdapat pemain Persib Bandung yakni Frans Putros. Dia berpotensi menghadapi striker kelas dunia seperti Alexander Sorloth maupun Erling Haaland.
Menariknya, duel ini akan menjadi pertemuan pertama sepanjang sejarah antara Irak dan Norwegia. Belum pernah kedua negara bertemu, baik di laga resmi maupun persahabatan.
Melihat materi pemain dan performa terkini, Norwegia memang lebih difavoritkan. Kehadiran Haaland dan Odegaard membuat wakil Skandinavia itu memiliki kualitas yang sulit ditandingi Irak.
Namun, sepak bola selalu menyimpan kejutan. Jika mampu bermain disiplin dan memanfaatkan serangan balik, bukan tidak mungkin Irak bisa merepotkan tim unggulan tersebut.





