Pimpinan Komisi IX DPR Dukung MBG untuk Siswa SMA Dievaluasi

detik.com
8 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Agustina Arumsari mengatakan siswa SMA 'high class' dengan uang saku tinggi semestinya tak mendapat program Makan Bergizi Gratis (MBG). Waka Komisi IX DPR Charles Honoris mengatakan penyetopan pemberian MBG ke siswa SMA layak dipertimbangkan.

"Saya berpendapat langkah untuk menghentikan pemberian MBG kepada siswa SMA bukan hanya layak dipertimbangkan, tetapi memang harus dilakukan sebagai bagian dari refocusing program," ujar Charles kepada wartawan, Selasa (16/6/2026).

Baca juga: Kata-kata Nusron dan Sudaryono Usai Diskusi di UGM Digeruduk Mahasiswa

Charles mengatakan tujuan utama MBG adalah perbaikan gizi dan pencegahan stunting. Karena itu, anggaran negara harus difokuskan kepada kelompok yang paling membutuhkan intervensi gizi, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta anak-anak dari keluarga miskin dan rentan.

"Kita harus berani membedakan antara kebutuhan akan makanan bergizi dan kebutuhan akan intervensi negara. Semua anak tentu membutuhkan makanan bergizi, tetapi tidak semua anak membutuhkan subsidi makan dari negara. Dalam kondisi fiskal yang semakin terbatas, bantuan pemerintah harus diprioritaskan kepada mereka yang paling membutuhkan," sambung Charles.

Sebagian besar anak SMA, terang Charles, sudah melewati fase pertumbuhan yang paling krusial. Oleh karena itu, manfaat tambahan yang diperoleh dari pemberian MBG kepada kelompok ini relatif lebih kecil dibandingkan apabila anggaran yang sama digunakan untuk ibu hamil, balita, atau anak-anak dari keluarga miskin yang masih menghadapi risiko kekurangan gizi.

"Saya justru melihat kepemimpinan baru di BGN harus berani melakukan desain ulang program secara menyeluruh. Jika penerima manfaat difokuskan pada ibu hamil, ibu menyusui, serta anak-anak sekolah dari keluarga desil 1 sampai 3, jumlah penerima manfaat diperkirakan hanya sekitar 25 juta orang. Bahkan jika siswa SMA tidak lagi menjadi sasaran program, jumlah tersebut bisa lebih rendah lagi," lanjutnya.




(isa/knv)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lansia Tabrak Pemotor dan 3 Mobil di Duren Sawit Jaktim, Satu Orang Tewas
• 6 jam lalukompas.com
thumb
BBM Baru Meluncur 1 Juli, ESDM Pastikan Tak Ada Kendala Dalam Uji Coba B50
• 55 menit lalubisnis.com
thumb
Ketua KPK soal Kesaksian Terkait Dirjen Bea Cukai: Tak Mungkin Dikesampingkan
• 35 menit laludetik.com
thumb
Terungkap! Rahasia Password Kuat yang Sulit Dibobol Hacker
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
Seskab Teddy Bertemu Dubes India, Bahas Rencana Kunjungan PM Narendra Modi ke Indonesia
• 4 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.