Sederet Kasus Dugaan Pelecehan pada Santri yang Ramai di Medsos, Bisa jadi Peringatan bagi Anak dan Orang Tua

tvonenews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com- Kasus dugaan pelecehan pada santri di Pondok Pesantren (Ponpes) marak terjadi di Indonesia. Kisahnya bermunculan di media sosial.

Media sosial (Medsos) juga baru-baru ini menayangkan adanya kasus dugaan pelecehan di Ponpes Malang ramai jadi perbincangan publik. 

Dalam berbagai sumber, disebutkan jika kasus tersebut dilakukan oleh Pengurus dari pondok tersebut yang disapa Kiai. 

Oknum Kiai ini pun dikabarkan sudah tengah diproses oleh pihak Kepolisian Jawa Timur. Dengan banyak kasus pelecehan terjadi bisa menjadi peringatan bersama anak dan orang tua.

Berikut sederet kasus dugaan pelecehan seksual terhadap Santri viral, antara lain: 

1. Dugaan Pelecehan di Ponpes di Malang 

Kasus pelecehan pertama yang terbaru bikin heboh medsos. Kasus ini mencuat setelah organisasi Yakuza Maneges menyegel Ponpes di Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang.

Kabarnya si pelaku terlapor sudah ditangkap oleh Kepolisian. Terduga pelaku (oknum kiai T) telah ditetapkan sebagai tersangka, dan ditahan oleh pihak berwajib dan korban yang diketahui sekitar 4 orang. 

Kumpulan Kasus Dugaan Pelecehan di Ponpes
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/ Instagram Yakuza Manegxes/X neVerAl0nely___

Sementara seluruh santri dari ponpes tersebut telah dipulangkan ke wali masing-masing, dan proses belajar mengajar dihentikan sementara waktu.

Perlu diketahui, Yakuza Maneges, ialah organisasi yang digagas oleh Gus Thuba Topo Broto Maneges. Ia mengusung semangat merangkul orang-orang yang ingin memperbaiki diri agar bisa kembali menjalani kehidupan yang lebih baik melalui kegiatan sosial dan dakwah.

2. Dugaan Pelecehan di Ponpes Subang

Kasus dugaan pelecehan atau kekerasan seksual juga pernah terjadi di daerah Subang, Jawa Barat. Isunya juga menuai perhatian publik. 

Pasalnya, kasus kekerasan seksual ini terjadi pada anak dibawah umur berinisial E (16) yang diduga dilakukan oleh gurunya, pengasuh pondok pesantren inisial KHD (45) di Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang.

Sehubungan dengan kasus ini, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) melakukan kunjungan layanan penjangkauan korban.

Melansir dalam laman resmi KemenPPPA, untuk memastikan kondisi korban, pendampingan layanan pemenuhan hak korban, seperti layanan psikologis, pemenuhan hak pendidikannya, kondisi orangtua, dan lingkungan masyarakat sekitarnya.

3. Dugaan Pelecehan di ponpes Pati


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Istana Ungkap Alasan Prabowo Tidak Hadiri Agenda KTT Asean-Rusia di Kazan
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
Deschamps Sebut Pergantian Posisi Kunci Kemenangan Prancis atas Senegal
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kementerian PKP Butuh Rp 106 T di 2027 untuk Renovasi 2 Juta Rumah-Bangun Rusun
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Jelang Moto3 Ceko 2026: Veda Ega Pratama Dapat Hadiah Mobil Honda Civic RS Senilai Rp700 Juta
• 2 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.