Usai Diamankan, Terungkap Fakta Baru Tukang Cat Duco Viral Diduga Palak Pekerja Proyek Billboard JPO di Jakarta Pusat

tvonenews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial YM (43) yang merupakan tukang cat duco viral di media sosial usai diduga melakukan pemalakan terhadap pekerja proyek billboard jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Kramat Kwitang, Senen, Jakarta Pusat.

Kapolsek Senen Kompol Widodo Saputro mengatakan pihaknya telah melakukan tes urine terhadap yang bersangkutan.

“Anggota Reskrim Polsek Senen sudah mengamankan yang bersangkutan. Kami lakukan pemeriksaan awal termasuk pengecekan urine dan hasilnya positif mengandung methamphetamine,” kata Widodo, kepada wartawan, Rabu (17/6/2026).

Widodo menuturkan pihaknya juga telah melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi hingga mengumpulkan dokumentasi terkait kejadian.

“Saat ini kami masih melakukan pendalaman terhadap kejadian tersebut,” jelasnya.

Untuk diketahui, peristiwa ini diunggah dalam akun Instagram @arifinofficial_ dengan keterangan: “Sasar pekerja proyek billboard JPO! Aksi pemerasan oleh oknum tukang cat terjadi di Salemba Raya Senen dini hari tadi!”.

Terlihat diduga pelaku menggunakan kaos berwarna hitam dilapisi rompi berwarna kuning stabilo.

Adapun dalam video yang diunggah, korban meminta Pemprov DKI Jakarta mengatensi atas peristiwa yang menimpanya.

Terkait peristiwa ini, Widodo mengatakan terduga pelaku telah diamankan dan untuk dugaan pemerasannya masih didalami.

“Betul (masih diselidiki ya terkait pemerasannya). Pelaku masih diamankan,” kata Widodo.

Widodo menerangkan, dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku, peristiwa ini terjadi pada Minggu (14/6/2026) sekitar pukul 22.29 WIB.

Kemudian ada mobil bak terbuka warna hitam parkir untuk bongkar pasang banner milik Pegadaian.

“Diduga pelaku merupakan tukang cat duco yang berada dipinggir jalan Kramat Raya menegur pekerja dengan meminta untuk menggeser mobil baknya,” terangnya.

Adapun hal ini dilakukan karena menurut pelaku menghalangi tempat bekerjanya. (ars/nsi)

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Berkaca dari Pengalaman, Argentina tak Pandang Serius Laga Perdana Piala Dunia 2026
• 19 jam lalumedcom.id
thumb
BP BUMN Arahkan Bank Himbara Fokus Biayai Hilirisasi dan UMKM
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Uni Eropa Berlakukan Sanksi Baru Setelah Laporan Dugaan PKT Melatih Personel Militer Rusia
• 5 jam laluerabaru.net
thumb
Serukan Tahun Baru Hijriah Jadi Momentum Transformasi Sistem Kemasyarakat, Menag Pertegas Makna Hijrah
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Pesan Gibran ke Guru soal AI: Jangan Menyerah Meningkatkan Kemampuan Diri
• 21 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.