Pria yang Dorong Karina Ranau Berhasil Diringkus Polisi, Istri Epy Kusnandar Tolak Damai: Biar Ada Efek Jera!

grid.id
6 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID – Pria arogan yang terekam kamera mendorong Karina Ranau hingga terpental ke jalan raya akhirnya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Polisi bergerak cepat mengamankan pelaku tak lama setelah istri aktor senior Epy Kusnandar tersebut resmi melayangkan laporan ke pihak kepolisian.

Kabar penangkapan ini dikonfirmasi langsung oleh Karina Ranau. Ia menyebut bahwa pelaku saat ini sudah berada di tangan pihak berwajib untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Pelaku Sudah Diamankan di Kantor Polisi

Karina mengungkapkan bahwa proses hukum berjalan sangat cepat sejak ia melaporkan insiden tersebut pada Selasa malam. Ia telah menjalani Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang berlangsung hingga pukul 22.00 WIB, lengkap dengan buktivisum.

"Prosesnya sudah (berjalan). Orangnya sudah di sana (diamankan/ditahan). Sudah diproses," ujar Karina Ranau saat ditemui di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (16/6/2026).

Meskipun pelaku sudah berhasil diamankan, Karina mengaku enggan bertemu langsung dengan pria yang telah membuatnya tersungkur ke aspal tersebut. Luka fisik dan trauma psikologis yang ia alami membuatnya menutup pintu komunikasi untuksementara waktu.

"Kemarin itu dia ada di sana, saya juga ada di sana, tapi saya enggak mau ketemu. Malas saya lihat mukanya, saya masih trauma," lanjutnya.

Tolak Jalur Damai Meski Keluarga Pelaku Meminta Maaf

Karina juga membeberkan bahwa pihak keluarga pelaku sebenarnya sudah sempat mendatangi warungnya untuk meminta maaf dan meminta agar kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan. Namun, Karina dengan tegas memilih untuk terus melanjutkan proses hukum.

Bagi Karina, ini bukan sekadar masalah pribadi, melainkan soal harga diri seorang perempuan dan pelajaran moral bagi laki-laki agar tidak bertindak kasar di ruang publik.

 

"Untuk damai rasanya terlalu cepat. Mereka bisa enggak menggantikan rasa sakitnya kedua orang tua saya? Saya ingin memberikan pelajaran saja, efek jera saja. Karena kemarin itu dari hasil BAP-nya masuk ke undang-undang kekerasan," ungkapnya.

Sebagai informasi, insiden ini bermula dari perselisihan masalah parkir di depan warung makan milik Karina di kawasan Kalibata. Pelaku yang merupakan seorang pelanggan diduga tak terima saat ditegur untuk memindahkan motornya yangmenghalangi area usaha orang lain.

Cekcok mulut tersebut berakhir dengan tindakan fisik di mana pelaku mendorong Karina dengan sangat kuat hingga ia jatuh tersungkur cukup jauh ke arah jalan raya yang sedang ramai lalu lintas. (*)

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Nilai Tukar Rupiah Dibuka Melemah ke 17.753 saat Dolar AS Tergelincir
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
BGN Bakal Berikan Insentif Sesuai dengan Kinerja Dapur MBG, Begini Penjelasannya!
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Cetak Brace Hadapi Senegal, Mbappe Pecahkan Rekor Pencetak Gol Terbanyak Timnas Prancis
• 10 jam lalumedcom.id
thumb
Gempa M 6,7 Palu Ganggu 29 BTS, Komdigi: 8 Site Sudah Pulih
• 7 jam lalurealita.co
thumb
Apel Banser Jelang Konbes, Gus Ipul: Banser dari Ulama untuk Bangsa
• 8 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.