Microsoft resmi mengumumkan penunjukan Gunawan Susanto sebagai Country General Manager (CGM) baru untuk Microsoft Indonesia, menggantikan Dharma Simorangkir.
Gunawan akan memimpin bisnis dan kemitraan Microsoft di seluruh Indonesia. Cakupan kerjanya mulai dari sektor publik, perusahaan-perusahaan besar, ekosistem digital-native dan startup, hingga jutaan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM). Fokus utamanya adalah mendorong adopsi AI yang bertanggung jawab, pengembangan talenta lokal, dan pertumbuhan yang inklusif.
Sosok Gunawan bukan nama baru di industri teknologi Tanah Air. Ia mengantongi pengalaman kepemimpinan lebih dari dua dekade, termasuk pernah menjabat sebagai Presiden Direktur dan CEO di Amazon Web Services (AWS) Indonesia serta IBM Indonesia.
Selain di dunia teknologi, ia juga baru-baru ini berinvestasi di sektor layanan kesehatan melalui sebuah dana ekuitas privat, dan menjabat sebagai Komisaris Independen di PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel).
Penunjukan ini datang di tengah komitmen jangka panjang Microsoft di Indonesia, termasuk investasi senilai US$1,7 miliar (sekitar Rp27 triliun) selama empat tahun untuk pengembangan infrastruktur cloud dan AI lokal. Microsoft juga terus menggenjot program pengembangan talenta AI lewat inisiatif Microsoft Elevate, yang sejauh ini sudah diikuti lebih dari 2 juta orang di Indonesia, dengan lebih dari 1,2 juta orang telah mengantongi sertifikasi yang diakui Microsoft.
Presiden Microsoft ASEAN, Mayank Wadhwa, menyebut Indonesia sebagai salah satu ekonomi digital paling berpengaruh di Asia. Menurutnya, kombinasi skala pasar, talenta, dan ambisi Indonesia untuk memimpin di era AI menjadi alasan kuat di balik penunjukan ini.
"Dengan pengalaman dan pemahaman lokal yang dimiliki Gunawan, kami akan membantu organisasi-organisasi di Indonesia mengubah ambisi tersebut menjadi dampak nyata, sekaligus memajukan komitmen kami untuk memberdayakan setiap individu dan organisasi di negara ini," ujar Wadhwa.
Gunawan mengaku antusias menyambut tantangan baru ini. Ia menyebut bergabung dengan Microsoft Indonesia sebagai kesempatan untuk belajar dan berkontribusi di garis depan era AI.
Dengan latar belakang yang kuat di dua raksasa teknologi global sebelumnya, kehadiran Gunawan di Microsoft Indonesia diproyeksikan bisa memperkuat posisi perusahaan di tengah persaingan ketat adopsi cloud dan AI di Indonesia, salah satu pasar digital dengan pertumbuhan tercepat di Asia.





