Yordania yang menjalani debut di putaran final Piala Dunia mampu memberikan perlawanan sengit dan sempat membuat pertandingan berjalan ketat sebelum akhirnya Das Team mencetak dua gol tambahan pada menit-menit akhir.
Kemenangan ini membuat Austria mengoleksi tiga poin dan menempel Argentina yang memuncaki klasemen sementara Grup J setelah melumat Aljazair 3-0 lewat hattrick Lionel Messi.
Schmid Buka Keunggulan Austria
Austria langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Tim asuhan Ralf Rangnick tampil agresif dengan menekan pertahanan Yordania dan mendominasi penguasaan bola.
Usaha Austria akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-21. Romano Schmid mencetak gol pembuka melalui tembakan spektakuler dari luar kotak penalti yang gagal dijangkau kiper Yordania.
Gol tersebut membuat Austria semakin percaya diri. Namun, Yordania menunjukkan mental kuat dan beberapa kali mengancam lewat serangan balik cepat yang merepotkan lini belakang lawan.
Skor 1-0 untuk keunggulan Austria bertahan hingga turun minum.
Yordania Cetak Gol Bersejarah
Memasuki babak kedua, Yordania tampil lebih berani. Wakil Asia tersebut berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-50 melalui Ali Olwan yang sekaligus tercatat sebagai gol pertama mereka sepanjang sejarah penampilan di putaran final Piala Dunia.
Gol tersebut meningkatkan kepercayaan diri para pemain Yordania. Mereka mampu mengimbangi permainan Austria dan membuat pertandingan berlangsung semakin terbuka.
Austria yang sempat nyaman menguasai pertandingan dipaksa bekerja lebih keras untuk membongkar pertahanan rapat lawannya.
Austria Perbesar Kemenangan di Menit-Menit Akhir
Austria sukses menunjukkan kualitas dan pengalaman mereka dengan merestorasi keunggulan menjadi 2-1 melalui gol bunuh diri Al Arab Yazan pada menit ke-76.
Kemudian, tekanan yang terus dilakukan berhasil merepotkan lini belakang Yordania hingga tercipta gol tendangan penalti pemain veteran Marko Arnautovic pada menit 90+12. Dengan begitu, Austria menang telak secara dramatis dengan skor 3-1.
Meski skor akhir terlihat cukup meyakinkan, jalannya pertandingan berlangsung jauh lebih ketat dibanding yang tercermin di papan skor.
Statistik Tunjukkan Dominasi Austria
Data statistik menunjukkan Austria memang tampil lebih dominan sepanjang pertandingan. Das Team mencatatkan penguasaan bola sebesar 63 persen, sementara Yordania hanya menguasai bola sebanyak 37 persen.
Austria juga tampil lebih berbahaya dengan menciptakan tiga peluang emas sepanjang laga, ketimbang Yordania yang tidak mencatatkan satu pun peluang besar.
Dari sisi distribusi bola, Austria tampil lebih rapi dengan akurasi operan mencapai 84 persen dari total 580 umpan yang dilepaskan. Sebaliknya, Yordania mencatatkan akurasi operan 73 persen dari 331 operan.
Namun demikian, Yordania tetap menunjukkan efektivitas serangan yang cukup baik. Kedua tim sama-sama melepaskan 11 tembakan dengan empat tembakan tepat sasaran.
Persaingan Grup J Memanas
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Austria yang membidik tiket ke fase gugur. Das Team kini sejajar dengan Argentina yang juga meraih kemenangan pada laga pembuka Grup J.
Pada pertandingan berikutnya, Austria akan menghadapi ujian berat saat bertemu Argentina yang diperkuat Lionel Messi. Sementara itu, Yordania wajib bangkit ketika menghadapi Aljazair demi menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)





