Tanpa Awak dan Penumpang, Kapal Yacht Terdampar Misterius di Pesisir Rote Ndao

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Rote Ndao: Warga Dusun Oesosole, Desa Faifua, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, dikejutkan oleh penemuan sebuah kapal asing jenis yacht yang terdampar di pesisir Pantai Duile. Kapal berbendera Australia bernama Balamara itu ditemukan dalam keadaan kandas di bibir pantai tanpa nakhoda, anak buah kapal (ABK), maupun penumpang di atasnya.

Temuan tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang warga bernama Nimrod Muris kepada Bhabinkamtibmas Desa Faifua, Aipda Yermias Benu, pada Selasa, 16 Juni 2026. Informasi itu kemudian diteruskan ke Polsek Rote Timur yang langsung menurunkan personel ke lokasi untuk melakukan pengecekan.

"Informasi adanya kapal yacht yang terdampar di Pantai Duile diperoleh dari saudara Nimrod Muris kepada Bhabinkamtibmas Desa Faifua. Setelah menerima laporan, anggota Polsek Rote Timur langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan," ujar Kapolsek Rote Timur, Ipda A Ikram Mahben, di Rote Ndao, Rabu, 17 Juni 2026.

Saat tiba di lokasi, petugas menemukan satu unit yacht berbendera Australia dalam keadaan kandas di tepi pantai. Namun, tidak ditemukan seorang pun berada di atas kapal tersebut. Untuk mencegah kapal terbawa arus laut, petugas bersama warga setempat menambatkan kapal di sekitar lokasi penemuan.

Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono, mengatakan pihaknya langsung melakukan pemeriksaan awal guna mengidentifikasi asal-usul kapal dan mengungkap penyebab kandas di wilayah perairan Rote Ndao. Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan sejumlah dokumen yang mengarah pada identitas kapal.
 

Baca Juga :

2 Atlet Dayung Korban Tenggelam di Sungai Laes Pemalang Ditemukan Meninggal


Dokumen tersebut mencantumkan nama kapal Balamara, tipe Adams Traditional 36, nomor lambung AU-WWA072974, serta menggunakan mesin Volvo Penta. Dalam dokumen itu tercantum nama penjual, Michael Ireland, yang beralamat di Yeppoon, Queensland, Australia, dan nama pembeli, David J Bourchier, yang beralamat di Milner, Northern Territory, Australia.

Selain dokumen kapal, petugas juga menemukan sejumlah barang di dalam yacht, antara lain satu unit GPS, tas berisi pakaian, satu unit bor listrik, dan sebuah televisi.

"Seluruh barang yang ditemukan telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan," kata AKBP Mardiono.


Ilustrasi Medcom.id


Untuk mengamankan lokasi, polisi memasang garis polisi di sekitar kapal guna mencegah gangguan terhadap barang bukti maupun proses pemeriksaan. Masyarakat sekitar juga diimbau untuk tidak mendekati atau mengambil barang-barang yang berada di dalam kapal.

Karena kapal tersebut berbendera Australia, Polres Rote Ndao akan berkoordinasi dengan Polda NTT untuk menindaklanjuti penemuan ini, termasuk kemungkinan berkoordinasi dengan instansi terkait dan otoritas Australia.

Hingga saat ini, Polres Rote Ndao masih melakukan pendalaman terkait asal-usul pelayaran kapal ini, bagaimana bisa terdampar di wilayah Rote Timur, serta keberadaan nakhoda dan awak kapalnya. Semua kemungkinan akan ditelusuri bersama pihak-pihak terkait.

Penemuan yacht asing tanpa awak ini menjadi perhatian tersendiri mengingat Kabupaten Rote Ndao merupakan salah satu wilayah terluar Indonesia yang berbatasan langsung dengan perairan internasional dan jalur pelayaran menuju Australia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Momentum Tahun Baru Islam, Baznas Dorong Transformasi Layanan bagi Mustahik
• 1 jam lalujpnn.com
thumb
Kapan Dimulainya Safari Politik Jokowi? Ini Jawaban PSI
• 22 jam lalukompas.com
thumb
Wavin Raih Triple Sertifikasi ISO, Tegaskan Standar Internasional untuk Produk dan Keselamatan Kerja
• 3 jam laludisway.id
thumb
Benarkah Iran Dapat Rp5.300 T Usai Teken MoU dengan AS? Ini Kata Washington
• 22 jam lalukatadata.co.id
thumb
Cetak Brace Hadapi Senegal, Mbappe Pecahkan Rekor Pencetak Gol Terbanyak Timnas Prancis
• 9 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.