Tim Damkar UPT Bojongsari berhasil mengevakuasi sebuah iPhone 13 yang tercebur di Setu Sawangan, Depok, Selasa (16/6). Untuk menemukan perangkat komunikasi tersebut, petugas harus menyelam hingga kedalaman 3–5 meter dengan kondisi dasar setu yang gelap.
Komandan Regu A UPT Bojongsari, Muammar Basri atau Ammar, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari seorang warga yang kehilangan ponselnya di Setu Sawangan atau Setu Pakeling.
“Jadi kemarin kita terima laporan, ada warga lapor ke kami di jam 11.20 adanya HP yang tercebur di Setu Sawangan atau Setu Pakeling,” kata Ammar, Rabu (17/6).
Pelapor diketahui merupakan anggota Mapala Gunadarma yang saat itu sedang mengikuti latihan rafting di lokasi tersebut.
“Jadi si pelapor ini, dia lagi ada kegiatan rafting ya di Setu Sawangan. Terus ada kejadian HP-nya tercebur ke situ,” ujarnya.
Setelah menerima laporan, tim Damkar langsung bergerak menuju lokasi.
“Laporan masuk 11.10 WIB kita respons, 11.20 WIB kita sampai lokasi,” kata Ammar.
Proses pencarian dilakukan dalam dua sesi. Pada sesi pertama, tim melakukan penyelaman selama sekitar 20 menit sebelum waktu zuhur.
“Kita melakukan penyelaman dari UPT Bojongsari satu unit dua orang, terus kita perbantuan dari Pos Merdeka satu unit tiga orang, dan serta dua alat penyelaman,” jelasnya.
Pencarian sempat dihentikan sejenak saat azan zuhur dan kembali dilanjutkan sekitar pukul 13.00 WIB.
“Alhamdulillah, kemudian kita mendapatkan HP-nya,” kata Ammar.
Menurutnya, tantangan utama dalam proses evakuasi adalah kedalaman setu serta kondisi dasar perairan yang gelap dan berkontur tidak rata.
“Kesulitannya, yang pertama, kedalaman dari setu itu 3 sampai 5 meter, terus juga di bawah sana gelap,” ungkapnya.
Untuk menghemat penggunaan oksigen, petugas melakukan penyelaman secara bergantian.
“Kita kan bawa dua alat selam, yang pertama kita pakai caranya satu-satu. Yang pertama, satu di bawah melakukan evakuasi, yang satu lagi di atas standby,” ujarnya.
Setelah ditemukan, ponsel tersebut ternyata masih berfungsi dengan baik. Ponsel itu diketahui merupakan iPhone 13.
“Saat ditemukan kondisinya masih hidup, dikarenakan dia pakai cover yang antiair, dan ada talinya juga. Terus juga, HP-nya itu lagi mode pesawat, untungnya aman. Baterainya tidak berkurang juga,” jelas Ammar.
Total proses water rescue berlangsung sejak petugas tiba di lokasi hingga selesai sekitar pukul 14.00 WIB.





