Yogyakarta dinilai masih menjadi salah satu destinasi wisata favorit wisatawan domestik, terutama di kalangan Gen Z dan milenial yang kini semakin selektif dalam mengatur pengeluaran untuk berlibur.
Di tengah kondisi ekonomi yang membuat masyarakat lebih berhati-hati dalam membelanjakan uang, wisatawan disebut cenderung memilih perjalanan yang menawarkan pengalaman sepadan dengan biaya yang dikeluarkan.
Yogyakarta dianggap mampu memenuhi kebutuhan tersebut karena menawarkan beragam pilihan wisata budaya, sejarah, hingga kuliner dengan biaya yang relatif terjangkau.
Menurut General Manager Area East & Bali RedDoorz, Ovaldo Sanjaya, daya tarik Yogyakarta terletak pada kombinasi pengalaman wisata yang lengkap dan akses yang masih ramah di kantong.
"Mulai dari budaya, wisata sejarah, hingga kuliner lokal, semuanya membuat wisatawan domestik terus kembali berkunjung ke Jogja," ujarnya seperti dikutip dari keterangan resminya.
Tren tersebut juga terlihat dari data kunjungan wisatawan ke Daerah Istimewa Yogyakarta. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sepanjang 2025 terdapat 40,6 juta pergerakan wisatawan nusantara dan 102.817 kunjungan wisatawan mancanegara ke DIY.
Sementara pada kuartal pertama 2026, jumlah wisatawan nusantara yang berkunjung ke Yogyakarta mencapai 10,4 juta kunjungan. Angka tersebut sedikit meningkat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencatatkan 10,2 juta kunjungan.
Tren Liburan Gen Z dan MilenialSelain faktor harga, perubahan perilaku wisatawan juga turut memengaruhi tren perjalanan. Kalangan Gen Z kini lebih aktif melakukan riset sebelum memesan akomodasi, mulai dari membaca ulasan, membandingkan harga, hingga melihat tampilan properti melalui media sosial seperti TikTok dan Instagram.
Di sisi lain, wisatawan milenial cenderung lebih mempertimbangkan kenyamanan, fasilitas, lokasi strategis, serta kemudahan saat bepergian bersama keluarga atau kelompok.
Fenomena ini menunjukkan bahwa wisatawan tidak lagi sekadar mencari tempat untuk menginap, tetapi juga pengalaman yang lebih autentik dan dekat dengan kehidupan lokal.
Yogyakarta pun dinilai masih memiliki daya tarik kuat karena mampu menawarkan berbagai pengalaman tersebut dalam satu destinasi, mulai dari kawasan bersejarah, pusat budaya Jawa, hingga wisata kuliner yang menjadi favorit wisatawan dari berbagai daerah.





