Istana Ucapkan Duka Cita untuk Gempa Palu, Perintahkan Gubernur Segera Tangani

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan rasa duka cita atas kejadian gempa di Palu, Sulawesi Tengah.

Prasetyo mengaku prihatin karena ada korban meninggal maupun luka-luka karena peristiwa tersebut.

BACA JUGA: Warga Korban Gempa Sulteng Tinggal di Tenda

“Kami mohon izin menyampaikan rasa duka cita terhadap kejadian gempa di Palu kemarin, yang ada satu korban meninggal dunia dan beberapa yang sedang dirawat,” ucap Pras, di Hambalang, Bogor, pada Rabu (17/6).

Dia menuturkan Pemerintah Pusat juga sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk Gubernur Sulawesi Tengah untuk memastikan seluruh penanganan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

BACA JUGA: Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng, Satu Korban Meninggal Dunia

“Termasuk terus memberikan informasi kepada masyarakat untuk tidak boleh lengah, tetap waspada apabila mengantisipasi kejadian gempa-gempa susulan,” kata dia.

Sebelumnya, gempat tektonik bermagnitudo 6,7 mengguncang wilayah Kota Palu, Sulawesi Tengah Selasa (16/6) kemarin.

BACA JUGA: Palu Diguncang Gempa M 6,7, Warga Panik Serbu SPBU Berburu BBM Darurat

Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di laut pada koordinat 1,04 derajat lintang selatan dan 120,23 derajat bujur timur atau sekitar 42 kilometer tenggara Palu pada kedalaman 10 kilometer.

Meski tidak berpotensi menimbulkan tsunami, guncangan gempa dirasakan cukup kuat di Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala, hingga Kabupaten Tojo Una-Una dan membuat berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. (dit/jpnn)


Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cara Mudah Cek NIK KTP Dipakai Orang Buat Pinjol atau Tidak, Waspada!
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Menyusuri Kali Cokel dan Bermain Ombak Pantai Watukarung
• 9 jam lalukompas.id
thumb
PSI Sebut Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik: Undangan Masyarakat
• 21 jam laluliputan6.com
thumb
Rupiah Melemah ke Rp17.738 per Dolar AS di Tengah Ancaman Tarif Impor Baru Trump ke Produk Manufaktur RI
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Pertalite Langka, Angkutan Perdesaan di NTT Berhenti Beroperasi
• 5 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.