Aksi demonstrasi ribuan mahasiswa dari berbagai kampus Kota Surabaya masih berlangsung sampai sore hari ini di depan Gedung Negara Grahadi, Rabu (17/6/2026).
Pantauan suarasurabaya.net, sejak siang pukul 14.00 WIB sampai 16.25 WIB massa aksi membentuk barisan dan lingkaran untuk menyampaikan orasi satu persatu dari masing-masing kampus.
Kemudian baru saja, mereka membuat aksi membakar sampah beserta poster dengan gambar Prabowo Subianto Presiden RI.
Pada mulanya massa aksi menumpuk sampah-sampah yang berserakan di area Grahadi kemudian menyodorkan poster bergambar Prabowo Subianto Presiden beserta taburan bunga untuk dibakar.
Para peserta aksi menilai aksi pembakaran tersebut sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap jalannya pemerintahan saat ini.
Sementara itu, Rizqi senja Presbem UNAIR serta salah satu koordinator aksi menyampaikan aksi hari ini untuk menuntut pemerintah supaya menghentikan program makan bergizi gratis dan menuntut dihentikannya program Koperasi Desa Merah Putih.
Selain itu, massa juga menuntut pencabutan Undang-undang Polri dan juga Undang-undang TNI.
Dia juga menegaskan, akan ada aksi lanjutan ketika Pemerintah tidak pernah berbenah.
“Kami di sini satu suara untuk menuntut dihentikannya makan bergizi gratis, kayak gitu. Dan menuntut dihentikannya program Koperasi Desa Merah Putih,” jelasnya.
“Selain menuntut dua hal itu, kami juga menuntut untuk dicabutnya Undang-undang Polri dan juga Undang-undang TNI,” sambungnya.
Pantauan saat ini, para peserta aksi mulai kembali ke barisan kampusnya masing-masing. Namun masih ada sejumlah massa aksi yang masih bertahan di depan Grahadi dan sekitaran Taman Apsari.(wld/rid)




