JAKARTA, KOMPAS.com - Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono berharap tidak ada perlawanan saat eksekusi Hotel Sultan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2026).
Hal itu disampaikan Dekananto saat memimpin apel gabungan aparat keamanan untuk persiapan eksekusi Hotel Sultan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Rabu (17/6/2026).
"Saya berharap eksekusi ini tidak ada perlawanan sehingga teman-teman bisa melaksanakan dengan lancar dan tidak ada anggota kita yang terluka, mungkin karena lemparan atau perlawanan," tegas Dekananto di lokasi, Rabu.
Dekananto mengatakan, eksekusi Hotel Sultan seharusnya dilakukan pada Mei 2026.
"Namun atas arahan dari pengadilan, diundur pada tanggal 18 (Juni), yaitu besok," katanya.
Baca juga: Simpatisan Hotel Sultan Menginap Malam Ini, Siap Tolak Eksekusi Lahan Besok
Wakapolda menyebutkan, eksekusi pada Kamis besok akan dilaksanakan oleh Juru Sita Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.
Eksekusi tersebut merupakan tindak lanjut dari putusan pengadilan yang sudah inkracht atau berkekuatan hukum tetap.
"Atas putusan yang sudah inkracht, negara hadir mengamankan, menjamin, memastikan putusan pengadilan harus bisa terlaksana. Untuk itu, proses eksekusi harus berhasil," tegasnya.
Ia lantas menyampaikan, sudah ada pembagian zona pengamanan untuk pelaksanaan eksekusi sesuai kewajiban masing-masing satuan pengamanan.
Dekananto meminta semua personel langsung menguasai titik-titik yang sudah dibagi.
Menurut Dekananto, seluruh personel akan menginap di lokasi pada Rabu malam hingga Kamis besok.
Baca juga: Simpatisan Bakal Menginap di Sekitar Hotel Sultan Jelang Eksekusi, Polisi-TNI Siaga
Sementara itu, saat ditanya wartawan soal berapa jumlah personel yang diterjunkan untuk pengamanan, Wakapolda tidak memberikan jawaban.
Namun, berdasarkan data rekap ploting personel Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat yang dipasang pada papan saat apel ada 3.007 personel gabungan yang diterjunkan.
Seluruhnya terdiri dari Polisi, TNI, Brimob, Satpol PP, Damkar dan sebagainya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang