SOLO, KOMPAS.TV - Ahli Digital Forensik Rismon Sianipar menemui Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) di kediamannya, Solo, Jawa Tengah, Rabu (17/6/2026).
Pria kelahiran Sumatera Utara itu datang menemui Jokowi ditemani kuasa hukumnya, Jahmada Girsang, dan Ketua Umum Militan Gibran Nusantara, Andi Azwan.
Kedatangan kali ini, Rismon membawa buku baru hasil penelitiannya soal keaslian ijazah Jokowi, berjudul "Otentikasi Ijazah Joko Widodo".
"Disclaimer, itu selalu digoreng di sana bahwa ini pesanan lah, judulnya pesanan lah, itu inisiatif saya dari awal, moral duty, moral obligation (kewajiban moral)," ujarnya dipantau dari video YouTube KompasTV.
Baca Juga: Sekjen Peradi Bersatu Sebut Rismon Sianipar Akan Jadi Saksi Kasus Roy Suryo di Persidangan
Untuk membuktikan dirinya salah, alumni UGM tersebut menulis buku baru tersebut agar hasil temuannya berdasar literasi ilmiah.
Menurutnya, buku baru hasil penelitiannya tersebut merupakan bentuk tanggung jawabnya setelah sempat menuding ijazah Jokowi palsu di buku Jokowi's White Paper.
Dalam pertemuan dengan Jokowi itu, Rismon mengaku sudah menyampaikan apa yang perlu disampaikan sesuai temuannya.
Dia pun menyerahkan tanggapan terhadap langkahnya itu kepada Jokowi. "Kalau Pak Jokowi memaafkan atau tidak, itu sudah risiko saya," ucapnya.
Ketika ditanyai pesan Jokowi setelah dirinya menunjukkan buku baru itu, Rismon menyebut Presiden ketujuh RI itu mendukung.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- rismon sianipar
- jokowi
- solo
- ijazah
- ijazah jokowi





