JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Ketua Umum PAN, Eddy Soeparno, mengibaratkan MBG sebagai sebuah bus besar yang sudah berjalan namun membutuhkan perbaikan menyeluruh.
Menurut Eddy, berbagai persoalan yang muncul menjadi alasan pemerintah melakukan evaluasi dan moratorium sementara.
Menurutnya, pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG saat ini dihentikan sementara sebagai bagian dari proses evaluasi. Ia juga mengungkapkan adanya sekitar 7 ribu SPPG yang tidak memiliki otorisasi resmi.
Selain itu, pemerintah juga menghentikan skema insentif yang sebelumnya diberikan secara seragam tanpa memperhatikan jumlah penerima manfaat.
Eddy juga menyebut terdapat jutaan penerima manfaat yang tidak tepat sasaran dan kini sedang dilakukan penyesuaian.
Menurutnya, langkah penataan tersebut sekaligus menghasilkan penghematan anggaran yang besar.
Meski mengakui banyak persoalan dalam pelaksanaan MBG, Eddy menilai program tersebut tetap dibutuhkan masyarakat.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkapkan alasan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) berkaitan dengan kebutuhan penataan manajemen dan perbaikan tata kelola.
Zulhas juga menyinggung potensi pemborosan anggaran yang menurutnya mencapai angka signifikan hingga 12 triliun rupiah dalam setahun.
Bagaimana menurut Anda?
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/PwPM3-CDZPI
#mbg #makanbergizigratis #prabowo
Penulis : Elisabeth-Widya-Suharini
Sumber : Kompas TV
- bgn
- mbg
- makan bergizi gratis
- korupsi
- evaluasi





