Kemenhub Gelar Forum ASEAN-China di Yogyakarta untuk Dorong Penerbangan Internasional ke YIA

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menyelenggarakan 17th ASEAN-China Working Group on Regional Air Services Arrangement (17th ACWG-RASA) di Yogyakarta pada 7–9 Juli 2026 guna memperkuat konektivitas udara internasional antara kawasan ASEAN dan China.

Forum kerja sama berkelanjutan di bidang transportasi udara tersebut juga menjadi sarana memperkenalkan Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) sebagai salah satu infrastruktur strategis penerbangan nasional.

Direktur Angkutan Udara Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub Agustinus Budi Hartono mengatakan Yogyakarta dipilih secara khusus untuk mendukung promosi bandara dan sektor pariwisata daerah.

Ia mengungkapkan, "Kita sengaja memilih Jogja karena kita mau meng-explore Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) supaya lebih ramai lagi penerbangan internasional yang terbang ke YIA, dan juga meng-explore pariwisata Yogyakarta."

Yogyakarta Dipilih untuk Promosi YIA dan Pariwisata

Menjelang pelaksanaan forum, Kemenhub melakukan audiensi dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan kegiatan internasional tersebut.

Audiensi dilakukan karena Yogyakarta menjadi tuan rumah forum ASEAN-China tahun 2026.

Agustinus mengatakan dukungan dari Pemerintah Daerah DIY telah diperoleh untuk menyukseskan kegiatan tersebut.

Ia mengungkapkan, "Tadi kami sudah diterima Pak Gubernur dan melaporkan akan menyelenggarakan rapat ASEAN-China ini. Beliau menyambut baik dan akan mendukung kegiatan tersebut. Kalau memang memungkinkan beliau ada waktu, akan buka acara juga."

Forum tersebut diperkirakan dihadiri sekitar 200 peserta yang berasal dari 22 perusahaan yang bergerak di sektor transportasi udara.

Peluang Penerbangan Langsung dari China

Selain membahas penguatan kerja sama transportasi udara ASEAN dan China, forum juga diharapkan membuka peluang peningkatan jumlah penerbangan internasional menuju YIA.

Agustinus menjelaskan bahwa ACWG-RASA merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap tahun secara bergantian oleh negara peserta.

Ia mengungkapkan, "Kalau pertemuannya ini rutin. Indonesia kebetulan tahun ini sebagai tuan rumah. Tahun lalu China, jadi setahun-setahun ya. Sebelumnya dua tahun lalu di Labuan Bajo dan tahun ini kita sengaja memilih Jogja. Ada 22 perusahaan nanti akan hadir."

Pada 2025 forum diselenggarakan di China, sedangkan pada 2024 berlangsung di Labuan Bajo sebelum akhirnya digelar di Yogyakarta pada 2026.

General Manager Yogyakarta International Airport (YIA) Muhammad Thamrin mengatakan China merupakan salah satu pasar wisatawan mancanegara yang penting bagi Yogyakarta.

Saat ini China menempati posisi ketiga sebagai sumber wisatawan mancanegara terbesar bagi Yogyakarta.

Penyelenggaraan forum ASEAN-China diharapkan dapat meningkatkan minat wisatawan dan pelaku industri penerbangan dari China untuk membuka konektivitas langsung ke Yogyakarta.

Forum ini juga diharapkan memperkuat kerja sama penerbangan ASEAN-China, meningkatkan jumlah penerbangan internasional ke YIA, mendorong pertumbuhan sektor pariwisata Yogyakarta, serta memperkuat posisi YIA sebagai pintu gerbang internasional di Indonesia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
[FULL] Wamentan Sudaryono Ungkap Kronologi Mahasiswa Geruduk Dialog Pejabat di UGM, Ini Respons PDIP
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Pemerintah bakal Rekrut 5.000 Guru untuk Sekolah Rakyat
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kebutuhan Anggaran Dana Kemenhub Kurang 48,62 Persen
• 6 jam lalukompas.id
thumb
Pilihan Mobil bekas Rp50 Jutaan Juni 2026
• 10 menit lalumedcom.id
thumb
Fadli Zon Soroti Pihak yang Cari Untung dari MBG, Dulu Tak Dilirik Kini Jadi Rebutan
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.