Fadli Zon Soroti Pihak yang Cari Untung dari MBG, Dulu Tak Dilirik Kini Jadi Rebutan

wartaekonomi.co.id
6 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyoroti perubahan yang terjadi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menurutnya kini menarik banyak pihak untuk terlibat setelah sebelumnya sulit mendapat peserta.

Menurut Fadli, tujuan utama MBG sejak awal adalah memberikan layanan kepada masyarakat melalui penyediaan makanan bergizi, bukan menjadi sarana untuk mengejar keuntungan semata.

Ia menilai munculnya berbagai persoalan dalam pelaksanaan program harus menjadi bahan evaluasi agar semangat pelayanan tidak bergeser ke kepentingan lain.

"Tapi begitu kemudian skemanya berjalan, orang berlomba-lomba. Di situlah pikiran orang itu bukan lagi melayani, tapi bagaimana mencari keuntungan, mencari uang gitu," kata Fadli Zon saat berbincang dengan wartawan di Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah sorotan terhadap tata kelola MBG setelah muncul kasus dugaan korupsi yang menyeret pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN).

Fadli menegaskan persoalan utama bukan terletak pada programnya, melainkan pada tindakan korupsi yang dilakukan oleh oknum tertentu dalam pelaksanaannya.

"Yang salah itu kan korupsinya. Yang salah itu kalau dia dikorupsi," ujarnya.

Ia menyebut berbagai kejadian yang muncul belakangan perlu menjadi momentum introspeksi agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih baik ke depan.

Bahkan, Fadli mengutip pepatah yang menggambarkan bagaimana peluang dapat mendorong seseorang melakukan pelanggaran apabila tidak diimbangi pengawasan yang kuat.

"Karena ya saya kira ada pepatah yang mengatakan 'opportunity makes a thief', kesempatan itu membuat orang bisa menjadi pencuri," katanya.

Di sisi lain, Fadli mengungkapkan kondisi saat ini sangat berbeda dibandingkan masa awal peluncuran MBG.

Ia mengaku program yang kini menjadi sorotan publik tersebut justru sempat kesulitan mencari pihak yang bersedia terlibat.

"Sebenarnya program ini kan program layanan kepada publik. Di awalnya kan malah tidak ada yang mau ikut awalnya, susah sekali malah menggerakkan," ungkapnya.

Fadli mengatakan minat terhadap MBG mulai meningkat ketika mekanisme pelaksanaan dan pola pendanaannya semakin dipahami oleh masyarakat.

Sejak saat itu, menurut dia, banyak pihak mulai berlomba-lomba masuk ke dalam program yang digagas Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Baca Juga: Fadli Zon Bela Kunjungan Luar Negeri Prabowo, Klaim Investasi Rp 65 Triliun dari Qatar Disepakati dalam 5 Menit

Ia menambahkan gagasan MBG sebenarnya telah lama diperjuangkan Prabowo sejak masih memimpin Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) melalui konsep peningkatan kualitas gizi masyarakat.

Selain itu, Fadli juga membantah anggapan yang menyebut MBG dibuat untuk kepentingan politik atau elektoral tertentu.

Menurut dia, program tersebut terbuka bagi berbagai kalangan dan difokuskan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kementerian UMKM Minta Pedagang Shopee-TikTok Shop Cs Segera Urus NIB
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Tom Holland Benarkan Telah Menikah dengan Zendaya
• 13 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Pria yang Lakukan Pelecehan Seksual terhadap Anjing di Jakarta Utara Ditangkap, Polisi Ungkap Kronologinya
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Kemensos Kirim Bantuan Tenda dan Makanan ke Lokasi Gempa Sulteng M 6,7
• 3 jam lalukompas.com
thumb
KPK Tak Lanjutkan Penyelidikan Kasus MBG Usai Kejagung Tetapkan Tersangka
• 5 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.