BNPB Prediksi Gempa Susulan Sulteng Berlanjut hingga Sepekan ke Depan

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, MAKASSAR - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkirakan aktivitas gempa bumi susulan pasca gempa bermagnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Selasa (16/6/2026), masih berpotensi terjadi hingga sepekan ke depan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan bahwa rentetan gempa susulan ini merupakan proses alami dari peluruhan energi pasca guncangan utama yang terjadi kemarin.

"Secara fisik, kejadian gempa magnitudo 6,7 kemarin akan diikuti oleh gempa-gempa susulan. Mungkin saja dalam satu minggu ini fenomena gempa susulan yang kekuatannya signifikan atau bisa dirasakan oleh masyarakat masih akan tetap terjadi," ujar Abdul Muhari kepada wartawan, Rabu (17/6/2026).

Berdasarkan catatan BNPB, aktivitas kegempaan pasca-gempa utama terbilang cukup intens dan telah terjadi hingga ratusan kali. Fluktuasi kekuatan gempa susulan tercatat bervariasi, dengan beberapa di antaranya memiliki magnitudo yang cukup signifikan.

Beberapa jam pertama setelah gempa besar terdeteksi terjadi gempa susulan dengan magnitudo 4,5, yang kemudian sempat meningkat ke magnitudo 5,2.

Kemudian diikuti oleh rentetan gempa dengan magnitudo 4, hingga 4,2 yang getarannya cukup dirasakan warga. Sebagian besar gempa susulan lainnya memiliki kekuatan kecil yang tidak dirasakan secara signifikan oleh masyarakat.

Baca Juga

  • Hotel hingga Ribuan Rumah Rusak akibat Gempa di Sulteng, BNPB Siapkan Perbaikan
  • Pasca Gempa Palu, Pemerintah Minta Masyarakat Tetap Waspada
  • Gempa M5,0 Guncang NTT, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Meskipun frekuensinya cukup padat, BNPB menegaskan bahwa tren ini mengindikasikan proses pelepasan sisa energi yang positif menuju kondisi stabil.

Merespons situasi tersebut, BNPB meminta masyarakat, khususnya yang berada di wilayah terdampak seperti Sigi, Palu, Poso, dan Parigi Moutong, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kelaikan struktur bangunan mereka.

Selain itu, BNPB juga mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya di media sosial.

"Kami harapkan masyarakat tetap waspada, khususnya bagi warga yang rumahnya terdampak gempa utama. Jika melihat ada retakan, kerusakan struktur, dinding roboh, atau pergeseran pada kuda-kuda atap, sebaiknya segera lapor ke BPBD atau personel desa setempat agar mendapat penanganan lebih lanjut," kata Abdul Muhari.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perkuat Hilirisasi Mineral, Unhas dan PERMINAS Tandatangani MoU Kolaborasi Strategis
• 5 jam laluharianfajar
thumb
Koor Nasional JPPI & Komisi IX DPR RI soal Guru Curhat ke MK soal Anggaran Pendidikan untuk MBG
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Tiba di Gorontalo, Delegasi Riau Menjadi yang Pertama Hadir di Penas KTNA XVII 2026
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Film Horor Fantasi Ramah Anak, Kak Seto Tegaskan Pentingnya Pendidikan Dunia Ghaib Sejak Dini
• 5 jam laluharianfajar
thumb
AS-Iran Sepakati Perjanjian Damai, MUI: Israel Juga Bisa Dipaksa Hentikan Kejahatan di Palestina
• 19 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.