Pemerintah Akan Kucurkan Stimulus Tarif Transportasi saat Libur Sekolah

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

Paket insentif tersebut difokuskan pada dua momen strategis, yakni libur panjang sekolah pada Juni–Juli dan periode Natal serta Tahun Baru

Pemerintah Akan Kucurkan Stimulus Tarif Transportasi saat Libur Sekolah

IDXChannel - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari mengungkapkan pemerintah menyiapkan serangkaian stimulus tarif transportasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pada Semester II 2026.

Menurutnya, paket insentif tersebut difokuskan pada dua momen strategis, yakni libur panjang sekolah pada Juni–Juli dan periode Natal serta Tahun Baru (Nataru).

Baca Juga:
Menperin Ungkap Rencana Pemberian Stimulus Ekspor hingga Insentif Mobil Listrik

Pemerintah ingin memanfaatkan kedua momentum tersebut untuk meningkatkan mobilitas masyarakat. Dengan demikian, konsumsi domestik dan sektor pariwisata diharapkan dapat tumbuh lebih kuat pada paruh kedua tahun ini.

“Memasuki semester II 2026, pemerintah menyiapkan paket stimulus yang diarahkan untuk mendorong pergerakan ekonomi di dua momen strategis yaitu libur panjang sekolah Juni-Juli dan Natal serta Tahun Baru di penghujung tahun,” kata Qodari saat Konferensi Pers Update Program Prioritas/PHTC serta Penguatan Ketahanan Energi Nasional dan Pangan Nasional di Tengah Perubahan Iklim, di Kantor Bakom RI, Rabu (17/6/2026).

Baca Juga:
Kejar Ekonomi 6 Persen, Ini Sederet Stimulus yang Disiapkan Purbaya hingga Akhir 2026

Lebih lanjut, Qodari memaparkan rincian paket stimulus tersebut. Untuk periode libur sekolah pada Juni–Juli 2026, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp190,5 miliar untuk memberikan diskon tarif transportasi darat dan laut dengan target penerima manfaat mencapai 3,07 juta orang.

Baca Juga:
Tertekan Krisis, Sektor Ritel dan Pusat Perbelanjaan Minta Stimulus

Melalui anggaran tersebut, pemerintah akan memberikan diskon sebesar 30 persen untuk transportasi kereta api dan kapal laut, serta diskon 100 persen atas tarif jasa kepelabuhanan pada layanan penyeberangan feri.

Pada periode yang sama, pemerintah juga menyiapkan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 100 persen bagi tiket pesawat domestik kelas ekonomi. Anggaran yang disiapkan mencapai Rp472,7 miliar dengan target penerima manfaat sekitar 2,3 juta penumpang.

Baca Juga:
Ekonom Usul Ada Stimulus Bagi Badan Usaha untuk Amankan Pasokan Minyak Dalam Negeri

Sementara itu, pada periode Nataru, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp61,4 miliar untuk stimulus tarif transportasi nonudara dengan target sekitar 2,87 juta pengguna.

Di periode yang sama, pemerintah juga akan menyiapkan anggaran sebesar Rp722 miliar dalam bentuk insentif PPN DTP bagi transportasi udara yang ditargetkan menjangkau sekitar 3,7 juta penumpang.

Menurut Qodari, stimulus tersebut dirancang melalui kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta agar manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh industri transportasi dan pariwisata.

“Kolaborasi pemerintah dan swasta ini dirancang bukan hanya untuk menggerakkan sektor pariwisata, tetapi juga untuk mendorong konsumsi domestik secara lebih luas: memperkuat ritel, memberdayakan pelaku UMKM, dan memperluas pengalaman wisata keluarga di dalam negeri,” katanya.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gibran Peringatkan Penyalahgunaan AI: Teknologi Tanpa Etika Bisa Picu Kekacauan Sosial karena Hoaks
• 20 jam laludisway.id
thumb
Harga Minyak Jatuh 5 Persen, Pasar Sambut Rencana Buka Selat Hormuz
• 22 jam laluidxchannel.com
thumb
Siap-siap! Harga Emas Hari Ini Diproyeksikan Menguat
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sejumlah Sekolah Rakyat Masih Butuh Tambahan Guru, Pemerintah Buka Rekrutmen 5.000 Tenaga Baru
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Polusi Udara di Tangsel Kembali Jadi yang Terburuk, Warga Diimbau Pakai Masker
• 21 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.