Ahli Gizi Beberkan Kebutuhan Kalori Anak Usia Sekolah, Banyak Orang Tua Masih Salah!

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Pemenuhan energi pada anak tidak hanya soal jumlah makanan yang dikonsumsi, tetapi juga kualitas gizinya. Anak membutuhkan asupan energi yang seimbang agar dapat mendukung aktivitas fisik, menjaga fokus, serta menunjang tumbuh kembang secara optimal.

Ahli Gizi dan Founder Gizi Nusantara, Esti Nurwanti, S.Gz., RD., MPH., Ph.D menjelaskan bahwa kebutuhan energi anak berbeda-beda sesuai usia dan jenis kelamin.

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi (AKG), kebutuhan energi anak usia 6–9 tahun berkisar antara 1.400–1.650 kkal per hari. Sementara pada usia 10–15 tahun, kebutuhan energi meningkat menjadi sekitar 2.000–2.400 kkal per hari.

Menurut Esti, pemenuhan gizi anak perlu dilakukan secara menyeluruh dengan memerhatikan keseimbangan asupan karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral.

“Dengan asupan yang memadai, anak dapat mendukung aktivitas belajar, bermain, dan berolahraga secara optimal,” ujar Esti, dalam keterangannya, dikutip Rabu (17/6/2026).

Ia juga menekankan bahwa orang tua perlu membiasakan diri membaca informasi nilai gizi pada kemasan pangan sebelum memilih produk untuk anak.

Menurutnya, langkah sederhana tersebut penting untuk memastikan anak mendapatkan asupan yang sesuai dengan kebutuhan hariannya.

Selain asupan makanan, aktivitas fisik juga menjadi faktor penting dalam mendukung kesehatan anak. Kebiasaan aktif bergerak dan rutin berolahraga disebut dapat membantu meningkatkan kebugaran, fokus, hingga rasa percaya diri sejak usia dini.

Deputi Bidang Pengembangan Budaya Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Dr. Sri Wahyuni, S.T., M.Sc., mengatakan bahwa pemenuhan gizi yang baik perlu diimbangi dengan aktivitas fisik secara teratur.

“Kami percaya bahwa sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dapat mempercepat terciptanya generasi yang lebih sehat dan aktif, sekaligus memastikan setiap program berjalan lebih efektif, terukur, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi anak-anak Indonesia,” kata Sri Wahyuni.

Hal serupa juga disampaikan aktris dan penyanyi Tasya Kamila. Sebagai ibu, ia menilai aktivitas fisik memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan anak.

“Menurut saya, kombinasi antara asupan gizi yang tepat dan aktivitas fisik yang rutin sangat penting untuk mendukung pertumbuhan, kesehatan, serta membantu anak mencapai potensi terbaiknya,” ujar Tasya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
SpaceX Jadi Perusahaan Terbesar Kelima di Dunia, Nilai Pasar Dekati USD3 Triliun
• 16 jam laluidxchannel.com
thumb
Pengamat Sebut UU Polri Alami Kemunduran dan Sarat Kepentingan Kekuasaan
• 17 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
BNN Latih Warga Aceh: Dari Tanam Ganja Jadi Petani Kopi
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Pengacara Sebut Ruben Onsu Lelah Dipersulit Bertemu Anak
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Dari Regulasi ke Realitas: Kenapa Bullying Terus Berulang?
• 13 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.