Jakarta, VIVA – Obesitas pada pria bukan hanya berkaitan dengan kondisi fisik, tetapi juga dapat berdampak pada kesehatan secara keseluruhan. Risiko seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, hingga gangguan pada sendi menjadi lebih tinggi ketika berat badan berlebih tidak dikendalikan.
Sebab itu, perubahan gaya hidup, terutama peningkatan aktivitas fisik, menjadi langkah penting yang perlu dilakukan secara konsisten.
Namun, tidak semua jenis olahraga cocok untuk kondisi obesitas, terutama yang memberikan tekanan tinggi pada sendi seperti lutut dan pinggul. Oleh karena itu, olahraga yang bersifat low impact atau minim benturan lebih dianjurkan pada tahap awal. Tujuannya adalah membantu tubuh beradaptasi secara bertahap tanpa meningkatkan risiko cedera.
Berikut beberapa jenis olahraga yang aman dan efektif untuk pria obesitas, sebagaimana dihimpun Viva dari Medical News Today, Kamis, 18 Juni 2026.
1. Jalan kaki
Jalan kaki adalah pilihan paling sederhana dan aman untuk memulai aktivitas fisik. Olahraga ini membantu meningkatkan kesehatan jantung, membakar kalori, serta dapat dilakukan kapan saja tanpa peralatan khusus. Intensitasnya juga bisa disesuaikan dengan kemampuan masing masing individu.
2. Berenang
Berenang menjadi salah satu olahraga terbaik karena air membantu menopang berat tubuh sehingga tekanan pada sendi menjadi lebih ringan. Aktivitas ini melatih hampir seluruh otot tubuh dan membantu meningkatkan daya tahan tubuh secara keseluruhan.
3. Bersepeda
Bersepeda, baik menggunakan sepeda statis maupun sepeda biasa, termasuk olahraga low impact yang efektif membakar kalori. Gerakannya lebih ramah terhadap lutut dan cocok untuk meningkatkan stamina secara bertahap.
4. Elliptical trainer
Alat ini memberikan gerakan seperti berlari namun tanpa benturan keras pada sendi. Elliptical membantu meningkatkan detak jantung dan membakar kalori dengan risiko cedera yang lebih rendah dibandingkan olahraga lari.
5. Latihan kekuatan ringan
Latihan kekuatan penting untuk membantu membangun massa otot, meningkatkan metabolisme, serta mendukung proses penurunan berat badan. Latihan ini dapat dilakukan dengan beban ringan atau menggunakan berat tubuh sendiri seperti squat dan wall push up.





