JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah 3.161 aparat gabungan disiagakan menjaga eksekusi pengosongan Hotel Sultan di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2026) pagi.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri menyebut ribuan personel itu dikerahkan untuk mengamankan proses berlangsungnya eksekusi.
"Untuk pengamanan di Ex (Hotel) Sultan, jumlah pengamanan 3.161 personel," kata Erlyn saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis pagi.
Baca juga: Situasi Terkini Hotel Sultan Jelang Eksekusi: Simpatisan Berkumpul, Kawat Berduri Dipasang
Menurut Erlyn, ribuan personel itu terdiri dari aparat gabungan TNI, Polri, dan petugas Satpol PP DKI.
Nantinya, para personel akan disebar di berbagai titik pengamanan mulai dari area eksekusi Hotel Sultan, hingga titik-titik penyekatan di dalam area GBK.
Berdasarkan pemantauan Kompas.com di lokasi pukul 06.45 WIB, puluhan kendaraan pengangkut personel terparkir di area Plaza Parkir Timur yang berlokasi tepat di seberang Hotel Sultan.
Sejumlah kompi dari Dit Samapta Polda Metro Jaya juga tengah melaksanakan apel pengarahan untuk mengamankan jalannya eksekusi.
Tenda-tenda barak yang dijadikan sebagai tempat tidur para personel kepolisian sejak Rabu (17/6/2026) malam juga tampak masih berdiri di area parkir tersebut.
Tak hanya itu, kendaraan bak terbuka pengangkut personel TNI AD juga tampak terparkir di sekitar area Hotel Sultan dan area Plaza Parkir Timur.
Baca juga: Akses Hotel Sultan Ditutup Jelang Eksekusi, Pelari dan Pengendara Diminta Putar Balik
Sekitar pukul 06.40 WIB, empat unit truk Isuzu TNI AD tiba membawa sejumlah pasukan dan langsung berbaris menggelar apel di sisi jalan.
Sebuah mobil pemadam kebakaran dan dua mobil ambulans pun tampak terparkir di depan area Hotel Sultan.
Adapun, para warga terlihat berolahraga lari pagi di kawasan GBK dengan normal, meski setidaknya tiga petugas keamanan tampak berjaga di tiap titik-titik tikungan.
Namun di beberapa titik, terdapat penyekatan bagi kendaraan. Seperti di depan Jakarta Convention Center (JCC) yang dijaga dan ditutup oleh petugas keamanan.
Baca juga: Hotel Sultan Dieksekusi Hari Ini: Banyak Penyekatan di Dalam GBK, TNI-Polisi Siaga
Hanya pengelola, petugas keamanan, dan awak media yang diperbolehkan melintas, sementara warga lainnya diminta untuk memutar balik dan mengambil rute lain.
Eksekusi lahan kompleks Hotel Sultan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, pada Kamis (18/6/2026) menjadi puncak dari sengketa panjang antara pemerintah dan PT Indobuildco milik Pontjo Sutowo.





