Jakarta, tvOnenews.com – Langkah mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, untuk mendapatkan status justice collaborator (JC) memasuki fase krusial.
Kejaksaan Agung (Kejagung) menjadwalkan pemeriksaan terhadap salah satu tersangka kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) itu pada hari ini Kamis, 18 Juni 2026.
Pemeriksaan tersebut dilakukan di tengah upaya penyidik mendalami sejauh mana informasi yang dimiliki Sony dapat membantu mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, membenarkan agenda pemeriksaan terhadap Sony yang akan dilakukan penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).
"Benar (Sony Sonjaya diperiksa)," ucap Anang kepada wartawan.
Anang mengatakan pemeriksaan akan berlangsung di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta Selatan.
"(Pemeriksaan) Di Kejagung Gedung Bundar," kata Anang.
Dikonfirmasi terpisah, kuasa hukum Sony Sonjaya, Krisna Murti, juga memastikan kliennya akan memenuhi panggilan penyidik. Tim pengacara disebut bakal mendampingi selama proses pemeriksaan berlangsung.
“Iya betul, di Gedung Bundar. Yang pasti jam 2 pemeriksaan,” kata Krisna.
Sebelumnya diberitakan, peluang Sony mendapatkan status JC dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG masih berada di tangan penyidik Kejagung.
Hingga kini, Kejagung belum mengambil keputusan atas permohonan yang diajukan Sony. Namun, lembaga itu memastikan proses penilaian tengah berjalan dan hasilnya akan segera diumumkan.
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Febrie Adriansyah, mengungkapkan ada sejumlah aspek yang sedang didalami penyidik sebelum menentukan apakah Sony layak memperoleh status justice collaborator.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah sejauh mana keterangan Sony dapat membantu membongkar konstruksi perkara, termasuk mengungkap pihak lain yang diduga ikut terlibat dalam kasus tersebut.
"Satu kita lihat apa alat bukti anak-anak yang ada. Perlu enggak keterangan dari dia lagi? Yang kedua, sampai sebatas apa dia kalau posisi JC, bisa enggak maksimal yang seperti apa yang di kapasitas JC-nya? Nah, ini masih butuh waktu lah ya, sebentar tadi kita putuskan," ucap Febrie, Senin, 15 Juni 2026.




