IPOT Gandeng Kapolda Jateng Cup 2026, Perluas Literasi Finansial dan AI bagi Generasi Z

harianfajar
9 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA — PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) memperkuat komitmennya dalam mendorong literasi keuangan generasi muda dengan menjadi mitra utama (main sponsor) pada ajang esports regional Kapolda Jateng Cup 2026. Turnamen bergengsi tersebut akan digelar secara luring di kawasan cagar budaya De Tjolomadoe, Surakarta, Sabtu (20/6/2026).

Melalui kolaborasi tersebut, IPOT menghadirkan program edukasi bertajuk “Cerdas Finansial Bersama IPOT” yang mengintegrasikan literasi keuangan, pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), serta pengenalan investasi bagi kalangan muda, khususnya Generasi Z.

Langkah ini dinilai relevan mengingat besarnya irisan antara komunitas esports dengan investor muda Indonesia. Ekosistem gim Mobile Legends saat ini didominasi oleh Gen Z, sementara kelompok usia Gen Z dan milenial juga menjadi kontributor terbesar investor pasar modal nasional.

Namun, di balik pertumbuhan tersebut, IPOT melihat adanya fenomena yang perlu mendapat perhatian serius, yakni tren investasi yang didorong oleh rasa takut ketinggalan atau Fear of Missing Out (FOMO).

Data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan tingkat inklusi keuangan kelompok usia 18-25 tahun telah mencapai 89,96 persen. Sementara tingkat literasi keuangannya masih berada di angka 73,22 persen.

Kesenjangan sebesar 16,74 persen poin itu menunjukkan masih banyak anak muda yang telah menggunakan berbagai produk keuangan tanpa memahami mekanisme maupun risiko yang melekat di dalamnya.

President Director & CEO PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The, mengatakan fenomena tersebut menjadi tantangan besar bagi industri pasar modal nasional.

“Masih banyak anak muda yang mulai berinvestasi karena dorongan tren, rekomendasi teman, atau informasi singkat di media sosial tanpa memahami risiko dan prinsip dasar pengelolaan keuangan. Kondisi ini membuat tingkat partisipasi meningkat lebih cepat dibandingkan peningkatan literasi finansial,” ujar Moleonoto.

Menurutnya, terdapat empat faktor utama yang memicu fenomena tersebut. Pertama, proses pembukaan akun digital yang terlalu mudah dan instan sehingga menghilangkan momentum bagi calon investor untuk memahami instrumen investasi secara memadai.

Kedua, maraknya keputusan investasi yang didorong oleh rekomendasi lingkungan pertemanan tanpa transfer pengetahuan fundamental yang benar. Ketiga, orientasi industri yang masih berfokus pada pertumbuhan jumlah rekening baru dibanding peningkatan kompetensi investor.

Adapun faktor keempat adalah fenomena “cukup tahu” akibat maraknya konsumsi konten edukasi singkat di media sosial yang menciptakan ilusi pemahaman tanpa pengetahuan mendalam.

Untuk menjawab tantangan tersebut, IPOT menjadikan Kapolda Jateng Cup 2026 sebagai sarana edukasi yang menyasar kelompok muda yang selama ini dinilai masih kurang tersentuh program literasi finansial.

Selain edukasi investasi, perusahaan juga berupaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap berbagai ancaman digital seperti investasi ilegal, phishing, hingga praktik judi online yang marak menyasar kalangan usia produktif.

“Komunitas esports memiliki banyak karakteristik yang dibutuhkan dalam dunia investasi, seperti disiplin, fokus, dan kemampuan membaca strategi. Melalui Kapolda Jateng Cup 2026, kami ingin membantu generasi muda mengubah kemampuan tersebut menjadi kompetensi finansial yang relevan untuk masa depan,” katanya.

Selama pelaksanaan turnamen, IPOT bersama produsen teknologi Infinix akan menghadirkan berbagai aktivitas edukatif dan interaktif bagi peserta maupun pengunjung.

Salah satunya melalui booth interaktif berukuran 6 x 2 meter yang dilengkapi fasilitas AI Photobooth, kegiatan cosplay, hingga integrasi visual pada siaran langsung pertandingan. Aktivasi tersebut dirancang untuk memperkenalkan konsep pengelolaan keuangan melalui pendekatan yang dekat dengan dunia gim.

Selain itu, IPOT juga akan menggelar kelas edukasi finansial selama 30 menit di panggung utama. Materi yang diberikan meliputi pengelolaan keuangan dasar dengan pendekatan analogi dunia esports, disertai kuis interaktif berhadiah perangkat Internet of Things (IoT) dari Infinix dan saldo Rekening Dana Nasabah (RDN).

Pengunjung juga dapat memperoleh pendampingan langsung dari penasihat keuangan berlisensi yang akan membantu proses pembukaan akun investasi secara aman dan sesuai regulasi.

Moleonoto menjelaskan bahwa transformasi IPOT saat ini tidak hanya berfokus sebagai penyedia layanan transaksi investasi, tetapi juga sebagai platform transformasi berbasis AI yang mendukung peningkatan kualitas investor ritel Indonesia.

Dengan dana kelolaan (Asset Under Management/AUM) sekitar Rp312 triliun dan lebih dari satu juta nasabah aktif, IPOT mengembangkan berbagai fitur berbasis AI yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan secara lebih objektif.

Fitur tersebut mencakup AI Live Trade, Live Orderbook, pelacakan aliran dana institusi melalui LADI, hingga AI Robo Trading yang memungkinkan pengaturan otomatis take profit dan stop loss guna meminimalkan pengaruh emosi dalam berinvestasi.

Tak hanya itu, perusahaan juga memperkuat keamanan digital melalui sistem perlindungan berlapis yang mencakup SIM OTP, ASDI Device Lock, Add Device Authorization, serta AI Threat Detection yang bekerja secara real time selama 24 jam.

“Melalui keterlibatan kami di Kapolda Jateng Cup 2026, kami berharap dapat mengarahkan kompetensi digital generasi muda dari sekadar pengguna teknologi menjadi investor cerdas berbasis AI yang mandiri secara finansial, produktif, dan mampu berkontribusi terhadap ketahanan ekonomi nasional,” pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Ungkap Korupsi Pelayanan Publik Berawal dari Penyimpangan Kecil
• 17 jam lalurepublika.co.id
thumb
Evaluasi Magang Nasional, Menaker: Masih Terpusat di Pulau Jawa
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
HUT ke-72 IDAI, Dokter Anak Gelar Edukasi dan Pelatihan Kesehatan di Gowa
• 6 jam laluharianfajar
thumb
OJK proyeksikan penerimaan capai Rp9,2 triliun pada 2027
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Dukung Perlindungan Sosial-Sekolah Rakyat, DPR Restui Tambahan Anggaran Kemensos
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.