Dukungan bagi Shen Yun untuk Kembali Tampil di Toronto : Kanada Menolak Intimidasi

erabaru.net
7 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia.com Dalam dua tahun terakhir, Shen Yun Performing Arts telah menghadapi lebih dari 150 ancaman bom palsu dan ancaman pembunuhan yang diduga berasal dari Partai Komunis Tiongkok (PKT). Dari jumlah tersebut, 27 kasus terjadi di Kanada, memicu kemarahan luas di berbagai kalangan masyarakat Kanada terhadap dugaan tindakan represi lintas negara yang dilakukan PKT.

Belakangan ini, berbagai tokoh dan organisasi di Kanada menyatakan dukungan mereka terhadap Shen Yun. Mereka menegaskan bahwa Kanada tidak boleh tunduk pada aksi teror atau intimidasi, serta menyerukan pemerintah untuk mempercepat penerapan Undang-Undang Agen Asing (Foreign Agent Law/Foreign Influence Transparency Registry) guna membatasi campur tangan asing dan melindungi kebebasan, demokrasi, serta kedaulatan Kanada.

“Kembalinya Shen Yun kali ini menunjukkan bahwa pemerintah Kanada dan masyarakatnya sedang berupaya menghadapi ancaman seperti ini. Kita tidak boleh memberikan sinyal yang salah kepada PKT, seolah-olah setiap kali mereka mengancam, kita akan mundur dan mengorbankan kedaulatan Kanada maupun kebebasan berbicara,” kata seorang komentator media independen yang dikenal sebagai Gongzi Shen. 

Sekelompok orang menunjukkan dukungan mereka kepada Shen Yun setelah pertunjukan dibatalkan oleh pihak teater karena kekhawatiran atas ancaman bom yang menurut polisi tidak berdasar, di luar Four Seasons Centre for the Performing Arts di Toronto pada 1 April 2026. Teng Dongyu/The Epoch Times.

Dalam dua tahun terakhir, ancaman bom palsu dan ancaman pembunuhan yang menargetkan pertunjukan Shen Yun telah melebihi 150 kasus, dengan 27 di antaranya terjadi di Kanada. Semakin banyak tokoh masyarakat yang secara terbuka menyatakan dukungan kepada Shen Yun dan menyerukan agar tidak menyerah terhadap apa yang mereka sebut sebagai represi lintas negara oleh PKT.

“Kami sangat mendukung Shen Yun yang secara aktif melawan tekanan PKT di luar negeri. Di bawah tekanan seperti ini, mereka tidak mundur, melainkan terus melanjutkan pertunjukan mereka,” ujar Zhou Fengsuo, Direktur Eksekutif organisasi Humanitarian China, menyatakan:

Pada April lalu, pembatalan pertunjukan Shen Yun di Toronto akibat ancaman bom palsu terus memicu perhatian publik terhadap dugaan meningkatnya represi lintas negara oleh PKT. Pada saat yang sama, badan intelijen Kanada juga menyebut PKT sebagai salah satu sumber paling aktif dari campur tangan asing.

Sheng Xue, Wakil Ketua Global Federation for a Democratic China, mengatakan: “Represi lintas negara yang dilakukan PKT telah berlangsung lama. Mereka terus menyesuaikan metode dan caranya, dan sekarang tindakannya semakin berlebihan serta semakin tidak mengenal batas.”

Ren Yan, anggota Partai Demokrat Tiongkok, menyatakan: “Tindakan represi lintas negara semacam ini pada hakikatnya merupakan tindakan yang merusak demokrasi. Mereka tidak hanya melakukannya di dalam Tiongkok, tetapi kini juga memperluas jangkauannya ke seluruh dunia.”

Sementara itu, semakin banyak kelompok masyarakat sipil bersama-sama menyerukan kepada pemerintah Kanada agar mempercepat pengesahan dan penerapan Undang-Undang Agen Asing, guna memerangi represi lintas negara dan melindungi nilai-nilai demokrasi serta kebebasan.

Liu Lixin, Kepala Kantor Perwakilan Ekonomi dan Kebudayaan Taipei di Vancouver, mengatakan: “Kami percaya bahwa semuanya harus diatur berdasarkan supremasi hukum dan dijalankan secara transparan.”

Hao Dan, Ketua Cabang Vancouver dari Partai Demokrat Tiongkok, menambahkan: “Sambil mencegah berbagai risiko, kita juga harus tetap percaya diri. Justru karena mereka merasa takut, mereka melakukan tindakan yang semakin tidak mengenal batas. Mungkin fajar akan segera tiba.”

Laporan hasil wawancara dari kantor koresponden NTD Television di Kanada.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Aparat Gabungan Siaga di GBK, Siap Kawal Eksekusi Hotel Sultan yang Berlangsung Hari Ini
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Penertiban Kendaraan ODOL di Kalsel, Polri: Penegakan Hukum Memperhatikan Kondisi Masyarakat!
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Pemkot Ambon Luncurkan Program Inovasi Pengelolaan Sampah Plastik Berbasis Masyarakat
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Miris! P2G Ungkap Guru PPPK Paruh Waktu di Sumedang Hanya Digaji Rp50 Ribu per Bulan
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Air Sungai Ciujung Menghitam dan Berbau, Diduga Tercemar Limbah Industri
• 11 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.