JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah memastikan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita tidak mengalami perubahan. HET Minyakita masih dipertahankan di angka Rp15.700 per liter di tengah upaya pemerintah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menegaskan pemerintah belum memiliki rencana menaikkan harga Minyakita. Fokus utama saat ini adalah memperkuat distribusi agar produk tersebut lebih mudah ditemukan masyarakat, terutama di pasar-pasar rakyat.
"Sampai saat ini, tidak ada kenaikan HET Minyakita, masih Rp15.700 per liter," kata Budi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (18/6/2026) dikutip Antara.
Untuk memperluas jangkauan distribusi, pemerintah menggandeng BUMN pangan, yakni Perum Bulog dan ID FOOD.
Langkah tersebut diharapkan mampu memastikan ketersediaan Minyakita tetap terjaga sekaligus menjaga harga jualnya tetap terjangkau bagi masyarakat di berbagai daerah.
Baca Juga: Thomas Tuchel Ungkap Kunci Inggris Hantam Kroasia 4-2 di Piala Dunia 2026
Menurut Budi, distribusi yang lebih merata menjadi kunci agar masyarakat tidak mengalami kesulitan mendapatkan minyak goreng rakyat tersebut.
"Kami saat ini akan fokus pada distribusi Minyakita ke pasar-pasar rakyat melalui BUMN Pangan seperti Bulog dan ID FOOD. Kami harap, Minyakita akan semakin banyak di pasar," ujarnya.
Pemerintah Siapkan Alternatif untuk Program Bantuan Pangan
Selain memperkuat distribusi Minyakita, pemerintah juga menyiapkan strategi lain untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng dalam program bantuan pangan.
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- minyak goreng
- harga minyak
- minyakita terbaru
- pasar rakyat
- distribusi pangan
- bulog indonesia





