Harga Buyback Emas Antam Anjlok Lagi Hari Ini Kamis (18/6)

bisnis.com
6 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA – Harga buyback emas Antam kembali mengalami penurunan pada hari ini Kamis (18/6/2026).

Berdasarkan data Logam Mulia Kamis (18/6/2026), harga buyback emas Antam turun Rp39.000 ke Rp2.475.000. Penurunan itu membuat harga kembali menjauh dari rekor tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH).

Sebagaimana diketahui, harga buyback emas Antam terakhir menyentuh rekor ATH di Rp2.989.000 pada akhir Januari 2026.

Adapun, harga buyback merupakan acuan pembelian kembali oleh PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) berdasarkan ukuran 1 gram. Pergerakan sejalan dengan mahar logam mulia di pasar global.

Buyback emas merupakan transaksi menjual kembali emas, baik dalam bentuk logam mulia, logam batangan, maupun perhiasan. Biasanya, harga yang dibanderol lebih rendah dari harga jual saat itu.

Kendati demikian, buyback emas masih bisa mendatangkan keuntungan apabila terdapat selisih besar antara harga jual dan harga buyback.

Baca Juga

  • Harga Buyback Emas Antam, UBS & Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini, Kamis 18 Juni 2026
  • Harga Emas Antam, UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini, Kamis 18 Juni 2026
  • Nasib Cuan & Boncos Pembeli Emas Antam Lebaran 10 Tahun Jelang Akhir Juni 2026

Sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017, penjualan kembali emas batangan ke Antam dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non NPWP). Adapun, PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

Diberitakan Bisnis sebelumnya, harga emas dunia melemah setelah Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga acuannya sesuai ekspektasi pasar, namun mengindikasikan kebijakan yang lebih hawkish tahun ini.

Berdasarkan data Kitco, harga emas ditutup melemah 1,7% atau 73,6 poin ke level US$4.275,65 per troy ounce pada perdagangan Rabu (17/6/2026).

The Fed pada Rabu memutuskan mempertahankan suku bunga federal funds rate di kisaran 3,5%-3,75%. Keputusan itu menjadi hasil pemungutan suara pertama di bawah Ketua The Fed Kevin Warsh dan disetujui secara bulat oleh seluruh anggota Federal Open Market Committee (FOMC).

Dalam pernyataannya, bank sentral AS menilai aktivitas ekonomi masih tumbuh solid di tengah tingginya ketidakpastian yang sebagian dipengaruhi konflik di Timur Tengah. Pertumbuhan produktivitas dan investasi modal tetap kuat, sementara pasar tenaga kerja relatif stabil.

The Fed juga mengakui inflasi masih berada di atas target 2%, antara lain dipengaruhi gangguan pasokan yang mendorong kenaikan harga pada sejumlah sektor, termasuk energi.

Respons pasar langsung terlihat pada perdagangan emas. Harga emas spot tercatat turun 0,94% ke level US$4.290,52 per troy ounce setelah pengumuman hasil rapat The Fed.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Amran Klaim Harga TBS Sawit Mulai Pulih, 90% Pabrik Sudah Patuhi Harga Acuan
• 22 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
BMKG Rilis Prakiraan Awan Cumulonimbus 18-24 Juni 2026, Tiga Perairan Kategori Frequent
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Menhut Resmikan DSS Jaga Rimba, Sistem Digital Cegah Tumpang Tindih Perizinan Hutan
• 21 jam lalujpnn.com
thumb
DPP PKB Minta DPC dan DPW Berdiskusi Terbuka dengan Mahasiswa
• 22 jam lalujpnn.com
thumb
Polda Sumsel Ungkap Jaringan Narkoba dengan Modus Pengiriman Barang, Sita 11.443 Ekstasi | BORGOL
• 57 menit lalukompas.tv
Berhasil disimpan.