Kronologi WNA Belgia Ditemukan Meninggal di Vila Nusa Penida Bali, Sempat Nikmati Sarapan Bareng Suami

grid.id
4 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID- Kronologi WNA Belgia ditemukan meninggal di vila Nusa Penida Bali. Dia diketahui sempat nikmati sarapan bersama sang suami.

Seorang warga negara asing (WNA) asal Belgia berinisial AMV (57) ditemukan meninggal dunia di sebuah vila. Insiden ini terjadi di Dusun Biaung, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung Bali, pada Selasa (16/6/2026).

Saat ditemukan, korban sudah tergeletak tak bernyawa di lantai kamar vilanya setelah sebelumnya sempat menikmati sarapan bersama sang suami, yaitu Nico (NCP). Kapolsek Nusa Penida Kompol I ketut Kesuma Jaya selanjutnya mengonfirmasi adanya insiden tersebut.

Setelah mendapatkan laporan dari pihak manajemen vila, pihak kepolisian langsung datang ke tempat kejadian perkara (TKP). Dalam sebuah keterangan dari suami korban atau Nico, aktivitasnya dengan sang istri awalnya berjalan normal seperti biasa.

Awalnya, AMV dan suaminya sempat menikmati sarapan bersama sekitar pukul 08.00 WITA di area kolam renang vila. Setelah selesai, mereka kemudian kembali ke dalam kamar untuk bersiap-siap melanjutkan aktivitas berlibur keduanya di Bali.

Sekitar pukul 09.00 WITA, saat Nico berada di dalam kamar mandi, dia lalu mendengar suara istrinya memanggil dengan nada samar dari arah kamar. Saat keluar dari kamar mandi sekitar pukul 09.05 WIB, Nico terkejut mendapati istrinya sudah tergeletak di lantai kamar dalam kondisi tidak sadarkan diri.

"Saksi (suami korban) kemudian segera meminta bantuan staf vila," ujar Kesuma, dilansir dari Kompas.com.

Mendengar kepanikan itu, staf vila bersama saki lainnya kemudian langsung memberikan pertolongan pertama berupa napas buatan. Selain itu, mereka juga segera menghubungi layanan ambulans.

Tak lama berselang, korban segera dievakuasi menuju ke Klinik Nusa Medica untuk mendapatkan penanganan medis darurat. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan intensif, tim dokter menyatakan bahwa AMV sudah meninggal dunia.

Adapun, setelah kejadian itu, personel dari Polsek Nusa Penida langsung mendatangi lokasi TKP untuk mengumpulkan bukti serta meminta keterangan sejumlah saksi. Kompol I Ketut Kesuma Jaya menegaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan medis awal oleh tim dokter, tidak ditemukan adanya kejanggalan pada kematian korban.

"Dari hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga dalam hal ini suami korban juga menyatakan menolak dilakukan autopsi," kata Kompol Kesuma Jaya.

 

Dokter juga memastikan tidak ada luka luar, luka berat, ataupun lebam/memar yang mengarah pada indikasi tindakan kriminal atau pembunuhan. Selain itu, berdasarkan data dari pihak keluarga, AMV juga tidak memiliki riwayat penyaikit misterius ataupun alergi makanan tertentu sebelum kematian korban.

Dalam kronologi WNA Belgia ditemukan meninggal dunia ini, pihak polisi masing mengurus proses administrasi dan koordinasi lanjutan. Untuk jenazah korban rencananya akan segera diseberangkan dari Nusa Penida menuju ke RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah (Sanglah), Denpasar, guna penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, kasus wisatawan asing meninggal di penginapan Bali bukan pertama kali terjadi dalam sepekan terakhir. Melansir dari Tribun-Bali.com, insiden lain yaitu, ada WNA asal Inggris bernama Percy Hendry Bailey, juga ditemukan tewas di sebuah vila.

Kejadian tersebut terjadi di Jalan Sri Wedari, Lingkungan Tegallantang, Ubud Kabupaten Gianyar, pada Rabu (1/6/2026). Berdasarkan keterangan, korban pertama kali ditemukan telentang di kasur oleh staf vila yang hendak mengantarkan makanan sekitar pukul 09.00 Wita.

Sama seperti kasus WNA Belgia AMV, dalam kematian Percy Hendry Bailey juga tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hal ini sesuai dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Polres Ubud dan juga tenaga kesehatan.

Kapolsek Ubud, Kompol I Wayan Putra Antara mengatakan bahwa WNA Inggris itu murni meninggal akibat faktor usia dan penurunan kondisi kesehatan. Untuk kasus ini diketahui masih diselesaikan secara administratif oleh Unit Reskrim Polsek Ubud.

"Korban selama ini dirawat oleh perawatnya karena kondisi kesehatannya menurun. Menurut keterangan yang kami peroleh, sehari sebelum ditemukan meninggal dunia, korban masih sempat berkomunikasi dengan perawatnya," jelas Kompol Antara. (*)

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rapat dengan Airlangga, Bahlil Bahas Pasokan Batu Bara PLN dan Kesiapan B50
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Resmi Berbadan Hukum, Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Geber 3 Program Prioritas untuk Nelayan
• 2 jam lalurctiplus.com
thumb
Kapal Pertama Armada Perikanan Indonesia Ditargetkan Rampung Akhir 2026, Didukung Pembiayaan Inggris Rp95,4 Triliun
• 13 jam lalupantau.com
thumb
MYZE Hotel Sumenep Gelar NoBar Piala Dunia 2026 di Kopi Tebing
• 1 jam laluerabaru.net
thumb
Geger Temuan Mayat Membusuk di Kontrakan Pinang Ranti
• 22 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.