Pantau - Indonesia MICE Conference and Exhibition (INAMICE) 2026 kembali digelar sebagai forum tahunan yang mempertemukan pelaku industri Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE), pemerintah, akademisi, dan organisasi profesi untuk membahas pengembangan sektor MICE di Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung di Diamond Ballroom, Arion Suites Kemang, Jakarta, Rabu (17/6/2026) itu mengusung tema "Empowering Jakarta's Smart Economy through Digital Transformation in the MICE Industry".
Tema tersebut diangkat seiring pesatnya perkembangan transformasi digital dan upaya memperkuat konsep Smart Economy di Jakarta.
Berdasarkan data Jakarta Smart City, satu penyelenggaraan kegiatan MICE mampu menghasilkan nilai transaksi lebih dari Rp14,3 triliun melalui skema business-to-business (B2B), business-to-consumer (B2C), hingga program Peningkatan Produk Dalam Negeri (P3DN).
INAMICE 2026 yang diselenggarakan Program Studi MICE Politeknik Negeri Jakarta diikuti 150 peserta secara luring dan 100 peserta daring. Acara ini juga melibatkan lima exhibitor dari berbagai sektor pendukung industri MICE.
Konferensi dibuka oleh Direktur Politeknik Negeri Jakarta, Syamsurizal, dan Ketua Program Studi MICE Politeknik Negeri Jakarta, M. Iqbal Katik.
Sejumlah pembicara dari Jakarta Smart City, asosiasi industri, pelaku usaha, hingga perwakilan Thailand Convention and Exhibition Bureau (TCEB) turut hadir dalam dua sesi diskusi.
Kepala Pusat Data dan Informasi Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Adhitya Pratama Yudha Saputra, mengatakan transformasi digital menjadi fondasi penting bagi pengembangan industri MICE.
"Teknologi memungkinkan penyelenggaraan kegiatan MICE menjadi lebih efisien dan cerdas, mulai dari registrasi, pemanfaatan kecerdasan buatan, analisis data, pembayaran digital, hingga penyelenggaraan acara secara hybrid," ujarnya.
Melalui penyelenggaraan INAMICE 2026, diharapkan terbangun sinergi lintas sektor sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi digital guna memperkuat daya saing Jakarta sebagai destinasi MICE di tingkat global.




