HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Usia bukan penghalang di panggung terbesar sepak bola dunia. Sejumlah pemain justru mencetak sejarah saat usia tak lagi muda. Nama besar seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo memang masuk daftar, tetapi bukan yang tertua. Rekor puncak ternyata masih dipegang legenda yang sudah lama pensiun.
Piala Dunia selalu menghadirkan kisah tak terduga dari berbagai generasi pesepak bola dunia. Tidak hanya pemain muda yang bersinar, para veteran juga kerap menorehkan sejarah di panggung terbesar sepak bola tersebut.
Mencetak gol di ajang Piala Dunia merupakan pencapaian prestisius bagi setiap pemain. Namun, ketika gol itu lahir di usia senja karier, nilainya menjadi jauh lebih istimewa dan bersejarah.
Sejumlah pemain bahkan masih mampu tampil kompetitif di atas usia 35 tahun. Beberapa di antaranya tetap tajam meski mayoritas rekan seusianya sudah pensiun dari sepak bola profesional.
Rekor pencetak gol tertua di Piala Dunia menjadi bukti bahwa pengalaman, kecerdasan, dan kualitas teknik bisa mengalahkan batas usia. Nama-nama besar seperti Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi pun masuk dalam daftar elite tersebut.
Berdasarkan data Opta, berikut lima pencetak gol tertua dalam sejarah Piala Dunia yang membuktikan bahwa usia hanyalah angka di level tertinggi sepak bola.
5. Gunnar Gren (37 Tahun 236 Hari)Legenda Swedia, Gunnar Gren, mencatatkan namanya dalam sejarah Piala Dunia saat tampil di edisi 1958. Ia mencetak gol penting ke gawang Jerman Barat pada babak semifinal.
Pertandingan berlangsung ketat setelah kedua tim saling berbalas gol di babak pertama. Gren kemudian membawa Swedia berbalik unggul sebelum Kurt Hamrin memastikan kemenangan 3-1.
Kemenangan tersebut mengantar Swedia melaju ke final menghadapi Brasil. Namun, langkah mereka terhenti setelah kalah 2-5 dari tim yang diperkuat Pele.
Menariknya, terdapat pemain yang mencetak gol di usia lebih tua, tetapi melalui gol bunuh diri. Sergei Ignashevich pada Piala Dunia 2018 tidak dihitung dalam daftar resmi.
4. Cristiano Ronaldo (37 Tahun 292 Hari)Cristiano Ronaldo menorehkan catatan penting saat Piala Dunia 2022 di Qatar. Ia mencetak gol dalam laga fase grup Portugal melawan Ghana.
Gol tersebut lahir melalui eksekusi penalti pada menit ke-65 setelah dirinya dilanggar di kotak terlarang. Aksi itu membuka keunggulan Portugal dalam pertandingan tersebut.
Catatan itu sempat menjadikannya salah satu pencetak gol tertua dalam sejarah turnamen. Namun, rekor tersebut kemudian dilampaui rekan setimnya, Pepe, di turnamen yang sama.
Portugal akhirnya menang 3-2 dan keluar sebagai juara grup. Sayangnya, langkah mereka harus terhenti di babak perempat final.
3. Lionel Messi (38 Tahun 357 Hari)Lionel Messi kembali menambah daftar rekornya di Piala Dunia 2026. Kapten Argentina itu mencetak gol ke gawang Aljazair pada fase grup.
Gol tersebut menjadi momen spesial karena terjadi dalam penampilan ke-200 Messi bersama tim nasional Argentina. Selain itu, laga tersebut juga menjadi penampilan keenamnya di Piala Dunia.
Dengan torehan tersebut, Messi naik ke posisi ketiga daftar pencetak gol tertua sepanjang sejarah turnamen. Ia semakin menegaskan konsistensinya di level internasional.
Gol tersebut juga menjadi gol ke-14 Messi di Piala Dunia. Catatan itu hadir 20 tahun setelah gol debutnya di Piala Dunia 2006 melawan Serbia dan Montenegro.
2. Pepe (39 Tahun 283 Hari)Bek Portugal, Pepe, membuktikan bahwa peran bertahan juga bisa berkontribusi dalam sejarah gol Piala Dunia. Ia mencetak gol saat menghadapi Swiss di babak 16 besar Piala Dunia 2022.
Meski sorotan utama tertuju pada hattrick Goncalo Ramos, Pepe juga mencuri perhatian lewat gol sundulan penting. Gol tersebut memperbesar keunggulan Portugal menjadi 2-0.
Ia menyambut umpan sepak pojok Bruno Fernandes dengan lompatan sempurna yang tak mampu dihentikan kiper Yann Sommer.
Gol itu menjadikan Pepe sebagai pencetak gol tertua di fase gugur Piala Dunia. Sekaligus menempatkannya di posisi kedua secara keseluruhan.
1. Roger Milla (42 Tahun 39 Hari)Legenda Kamerun, Roger Milla, masih memegang rekor sebagai pencetak gol tertua dalam sejarah Piala Dunia. Rekor itu ia catatkan pada edisi 1994 saat menghadapi Rusia.
Meski Kamerun kalah telak 1-6, Milla tetap berhasil mencetak gol hiburan yang bersejarah. Gol tersebut memperkuat statusnya sebagai ikon sepak bola Afrika.
Sebelumnya, Milla sudah lebih dulu mencetak dua gol di Piala Dunia 1990 saat menghadapi Kolombia. Namun, rekor tertingginya tercipta empat tahun kemudian di usia 42 tahun lebih 39 hari.
Laga melawan Rusia itu juga menjadi penampilan terakhirnya di Piala Dunia. Meski sempat tersorot oleh lima gol Oleg Salenko dalam pertandingan yang sama, rekor Milla tetap tak tersentuh hingga kini. (*)





