BEIJING, KOMPAS.TV - China bereaksi usai Amerika Serikat (AS)-Iran meneken nota kesepahaman atau MoU mengenai kesepakatan damai.
Pada Kamis (18/6/2026), China mengingatkan AS dan Iran untuk menjunjung tinggi “semangat” MoU Pakistan yang ditandatangani Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, mengatakan penandatanganan MoU tersebut memiliki makna positif.
Baca Juga: Presiden Korsel Disebut Minta Trump Jadi Juru Damai dengan Korut, Berkaca Kesepakatan AS-Iran
Ia mengatakan penandatanganan itu akan meredakan ketegangan dan mengkonsolidasikan momentum gencatan senjata.
Pakistan yang menjadi mediator menegaskan MoU itu akan dilaksanakan secepatnya setelah ditandatangani kedua kepala negara.
“China menyambutnya. Kedua negara harus menjunjung tinggi semangat perjanjian dan dengan sungguh-sungguh memenuhi komitmen mereka,” ujar Lin dikutip dari Anadolu Agency.
“Kekerasan bukanlah solusi. Negosiasi atas dasar kesetaraan adalah pilihan yang tepat.”
Setelah penandatanganan MoU, Iran akan langsung membuka Selat Hormuz. Sedangkan AS juga akan segera menarik blokade Angkatan Laut terhadap Iran.
Iran menutup Selat Hormuz sejak serangan gabungan AS-Israel pada 28 Februari 2026.
Penulis : Haryo Jati Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Anadolu Agency
- china
- mou
- kesepakatan damai
- amerika serikat
- iran





