Gibran Minta Tata Kelola MBG Dibenahi: Pengadaan Tak Sesuai dan Korupsi Harus Hilang

bisnis.com
13 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, ENDE — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meminta agar BGN tidak melakukan pengadaan yang diperlukan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal tersebut disampaikan Gibran saat melakukan kunjungan kerja di SDN Wolomoni, Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis (18/6/2026).

Mulanya, Gibran menjelaskan bahwa dirinya secara pribadi mendukung kelanjutan program MBG, khususnya di daerah tertinggal, terluar dan terdepan alias 3T.

"Kalau sekali lagi kalau saya pribadi, ini harus dilanjutkan terutama di daerah 3T," ujar Gibran 

Namun demikian, orang nomor dua di Indonesia itu menyatakan bahwa program ini masih banyak kekurangan, bahkan mantan pucuk pimpinan BGN telah terseret kasus hukum.

Oleh sebab itu, program prioritas Presiden Prabowo Subianto ini bisa terus diperbaiki, lebih khusus dengan menghilangkan praktik-praktik korupsi.

Baca Juga

  • Gibran Ajak 5 Mahasiswa Kunker ke NTT, Gorontalo hingga Papua
  • Tiba di NTT, Gibran Langsung Tinjau MBG di SMPN 1 Ndona
  • Gibran Pastikan Pemerintah Lakukan Perbaikan Tata Kelola MBG dan Kopdes Merah Putih

"Tata kelolanya diperbaiki, biar lebih efisien, jangan lagi ada pengadaan-pengadaan barang yang tidak sesuai, dan yang paling penting praktek-praktek korupsinya harus dihilangkan," imbuhnya.

Adapun, Gibran menekankan bahwa pemerintah baik itu kepolisian, TNI, pemerintah daerah bakal terus membantu untuk menyukseskan program Presiden Prabowo Subianto.

"Kita semua di sini, Kapolda, pangdam, Gubernur, Wakil Gubernur Bupati, Kepala Desa, semua ini adalah kepanjangan tangannya dari Pak Presiden. Saya ini pembantu Presiden, kita ingin memastikan programnya Pak Presiden berjalan dengan baik," pungkasnya.

Kunjungan Gibran ke NTT merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja ke Ende, Gorontalo, dan Papua untuk meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pengembangan Koperasi Desa Merah Putih.

Dalam agenda tersebut, pemerintah juga melibatkan mahasiswa guna memperkuat pengawasan, tata kelola, dan transparansi program prioritas agar tepat sasaran serta bebas dari praktik korupsi.
 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Suzuki Rilis Siluet SUV Baru, Diduga XL7 Facelift
• 12 jam lalumedcom.id
thumb
Dikritik Setelah Penampilan Buruk di Piala Dunia, Ronaldo tak Akan Pensiun Sebelum Cetak 1.000 Gol
• 8 jam laluharianfajar
thumb
Daftar Fakta Menarik Gunung Lawu
• 16 jam lalubeautynesia.id
thumb
Harga Buyback Emas Antam Anjlok Lagi Hari Ini Kamis (18/6)
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Lantik 69 Pejabat Manajerial, Wali Kota Medan: Atasan Itu Hierarki, Masyarakat Adalah Jabatan Tertinggi
• 10 jam lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.